REDAKSI8.COM, AMUNTAI – Semangat memperdalam ilmu Alquran membara di Gedung Agung Hulu Sungai Utara selama tiga hari, 8–10 Juli 2025. Qur’anic Family (Qufa) Center STIQ Amuntai sukses menggelar Pelatihan Tahsin Metode Makhraji, yang diikuti sebanyak 148 peserta dari kalangan pengajar tahsin tingkat TKN, SD, dan SMP se-Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).
Pelatihan yang bertujuan meningkatkan kualitas pengajaran Alquran ini dibuka secara resmi oleh Asisten I Bupati HSU, Khairussalim, mewakili Pemerintah Daerah. Dalam sambutannya, ia menyampaikan harapan agar kegiatan ini menjadi kontribusi nyata bagi pembinaan generasi Qurani di HSU.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi pilar penguatan kualitas generasi muda dan turut menjaga marwah Amuntai sebagai Kota Bertakwa,” ucap Khairussalim penuh optimisme.
Hari pertama pelatihan langsung diisi dengan materi dasar yang sangat penting, yaitu Makharijul Huruf dan Sifatul Huruf. Materi ini disampaikan oleh Ustadz M. Khalilurrahman, S.Pd, yang berhasil membakar semangat peserta melalui pemahaman mendalam tentang pengucapan huruf-huruf Alquran yang tepat.

Hari kedua diawali dengan ice breaking menyegarkan dari Ustadz Asfian Nur, S.Pd., MM, yang sukses mencairkan suasana. Ia kemudian menyampaikan materi lanjutan seperti Lam Ta’rif, An-Nabr, huruf muqattha’ah, tanda waqaf, hingga ayat-ayat gharibah. Antusiasme peserta tetap tinggi sepanjang sesi.
Sementara di hari ketiga, giliran Ustadz Abdul Ghani, SQ, S.Pd. memberikan penguatan materi tentang Mad, Ghunnah, serta hukum bacaan Nun sukun/tanwin dan Mim sukun. Seluruh peserta kembali menunjukkan semangat luar biasa dalam menyerap ilmu.
Pelatihan kali ini turut menghadirkan Ustadz Samsul Fajeri, Lc., MA, selaku dewan pembina Qur’anic Family Center. Dalam sesi motivasi yang penuh makna, beliau menegaskan pentingnya guru Alquran memperbaiki diri sebelum membimbing orang lain.
“Sebelum kita mendidik anak-anak, perbaikilah kualitas diri kita terlebih dahulu sebagai pengajar Alquran. Jangan biarkan mereka salah dalam melafalkan huruf-huruf Alquran, meskipun mereka menangis saat menyetorkan bacaan,” pesannya dengan nada tegas namun penuh cinta.


Momen paling mengharukan terjadi menjelang penutupan. Dua peserta, Yusuf Ar-Rasyid (ikhwan) dan Mayada (akhwat), terpilih untuk menyetorkan bacaan Surah Al-Fatihah langsung di hadapan Ustadz Samsul. Keduanya berhasil mendapatkan sanad Al-Fatihah yang bersambung langsung kepada Rasulullah ﷺ melalui jalur keilmuan.
Pelatihan ini tak hanya memperkuat kompetensi para pengajar, tapi juga menyalakan bara semangat dakwah Qurani di Kabupaten HSU.




MasyaAllah mudahan berkah selalu QuFa Center dan Pemda Kab HSU