REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Sebelumnya telah terjadi aksi kenakalan remaja yang membuat resah warga Jalan Ambulung, Kelurahan Loktabat Selatan, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Kota Banjarbaru pada Senin (7/7/25) malam.
Dua orang remaja pembuat onar itu sempat diamankan warga karena didapati ingin melakukan tawuran antar kelompok di wilayah tersebut.

Warga yang mendapati ini sempat dibuat kesal namun tidak sampai terjadi pemukulan, hingga akhirnya warga melaporkan kejadian ini ke petugas Polres Banjarbaru.
Kapolres Banjarbaru, AKBP Pius X Febry Aceng Loda melalui Kasi Humas, Ipda Kardi Gunardi, berawal dari laporan masyarakat kepada unit Buser Polres Banjarbaru yang sedang melakukan giat di wilayah tersebut.
Di Tempat Kejadian Perkara (TKP) anggota unit Buser Polres Banjarbaru mengamankan dua orang remaja berinisial IH (17) dan satu orang temannya yang masih di bawah umur.
“Kedua remaja diamankan anggota dan didapati senjata tajam (sajam),” ujarnya saat dikonfirmasi Selasa (8/7/25) sore.
Usai diamankan IH 17 tahun ditetapkan sebagai tersangka karena membawa sajam tanpa izin jenis golok yang disimpan nya dipinggang sebelah kanan.
Sementara satu orang lagi masih berada di bawah umur, kedua remaja ini sama-sama berasal dari Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar.
“Sajam ini diakui kepemilikannya oleh terlapor berupa parang (golok), dimana dari keteranggnya mereka sebelum diamankan memang berniat untuk melakukan tawuran, namun sempat dicegah warga sekitar,” ungkapnya.
Dari hasil keterangan IH juga mengakui, dirinya adalah anggota gengster insiders 022, dan ingin melakukan tawuran dengan anggota gengster batas kota di titik kumpul Jalan Ambulung.
Gengster dengan nama insders 022 ini diketahui baru dibentuk sekitar seminggu yang lalu, kemudian IH diajak bergabung oleh temannya.
“Pelaku diajak oleh temannya untuk ikut tawuran dengan anggota gengster batas kota, yang sebelumnya sudah janjian ingin tawuran melalui via chat di akun Instagram antara akun gengster insiders022 dengan akun gengster batas kota,” jelasnya.
Kardi menjelaskan, tujuan pelaku membawa senjata tajam itu murni untuk melakukan tawuran dengan anggota gengster batas kota.
Dimana, pelaku ini diketahui tidak memiliki izin dari pihak yang berwenang untuk membawa sajam.
“Remaja tersebut asalnya tidak dari Banjarbaru, selain tersangka satu remaja lainnya tetap dilakukan pembinaan dipanggil orang tuanya untuk melakukan wajib lapor,” tutupnya.
Sebagai informasi, pelaku dan barang bukti telah di amankan ke Polres Kota Banjarbaru guna proses lebih lanjut.



