REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) melalukan penanaman pohon program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT. PLN (Persero) Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan di Taman Hutan Raya Sultan Adam, Sungai Luar, Kabupaten Banjar.
Sedikitnya ada 2.200 bibit pohon ditanam di lahan dan hutan kawasan Tahura Sultan Adam yang sebelumnya mengalami kerusakan, dimana ini sebagai bentuk kepedulian dari PT. PLN untuk terus berkomitmen dalam penghijauan dan memperbaiki hutan.

“Kalau kita sendiri dari Provinsi akan lama sekali, dengan adanya kepedulian ini kita akan memperbaiki lahan khususnya hutan-hutan yang rusak ini akan semakin huijau dan akan semakin lestari,” ujar Gubernur Kalsel, Muhidin melalui Plt Asisten II, Isharwanto beberapa waktu lalu.
Gubernur berharap, semua pihak baik secara kelembagaan maupun perorangan terus berpartisipasi aktif dalam memelihara kelestarian lingkungan, sebab kerusakan hutan dan lahan di Banua Kalsel masih cukup luas.
Menurutnya, jika tidak ada percepatan, maka perlu puluhan tahun untuk bisa merehabilitasi hutan dan lahan yang rusak.
“Kerusakan hutan dan lahan di Banua kita mencapai 511 ribu hektare, sedangkan rehabilitasi yang bisa tercapai hingga saat ini baru 108 hektare,” sebutnya.
Sehingga, saat ini diperlukan percepatan dan keterlibatan banyak pihak, agar hutan dan lahan yang rusak bisa kembali kita pulihkan.
“Kegiatan ini adalah upaya kita untuk menghijaukan kembali bumi Kalsel yang berlangsung secara berkelanjutan,” ucapnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalsel, Fathimatuzzahra menyebutkan, luas area lahan yang di kelola Pemprov Kalsel yakni Tahura Sultan Adam sekitar 113.000 hektare.
“Yang dikelola Pemprov Kalsel sebagai wisata itu ada dua lokasi yakni Tahur Mandiangin dan Bukit Batu Sungai Luar,” bebernya.
“Di lokasi kita berdiri ini adalah lokasi yang dikontribusi oleh PLN untuk ikut mendukung penghijauan,” tambahnya.
Salah satunya melalui program TJSL PT PLN UIP3B ini, Pemerintah turut berkomitmen melakukan pemeliharaan atas penghijauan yang dilakukan, guna menurunkan emisi karbon selain untuk memperbaiki ekosistem yang ada di Tahura.
“Kami ucapkan terima kasih atas konsistensi oleh PLN untuk penghijuan lingkungan Tahura Sultan Adam dan kami berkomitmen untuk terus melakukan pemeliharaan,” tuntasnya.



