REDAKSI8.COM – Tax Gathering diselenggarakan oleh KPP Pratama Banjarbaru di Hotel Novotel Banjarbaru, baru baru tadi.
Mengambil tema “Pajak Pian Gasan Banua, Bersama Membangun Bangsa”, Tax Gathering ini dilaksanakan sebagai wujud apreasiasi KPP Pratama Banjarbaru terhadap wajib pajak khususnya wajib pajak besar yang telah berkontribusi dalam pembayaran pajak.

Dalam Sambutannya, Pimpinan KPP Pratama yang wilayah kerjanya meliputi Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar dan Kabupaten Tanah Laut menyebutkan, berdasarkan hasil penerimaan pajak, diketahui bahwa Banjarbaru menduduki rangking pertama penerimaan pajak.
Perdagangan besar dan eceran, pertambangan dan penggalian, administrasi pemerintahan, industri pengolahan dan konstruksi, merupakan 5 sektor penerimaan pajak terbesar di KPP Pratama Banjarbaru.
Dari 5 sektor tersebut, ternyata sektor perdagangan besar dan eceran menduduki posisi pertama sebagai penyumbang terbesar pemasukan pajak.
Menurut Wakil Walikota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan, hal itu menunjukkan bahwa perdagangan di Kota Banjarbaru dan sekitarnya menunjukkan trend (perkembangan) yang bagus.

Dalam acara ini juga dilaksanakan penandatanganan MoU Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK), Wilayah Birokrasi Bersih Dan Melayani (WBBM) sesuai Permenpan Nomor 52 tahun 2014.
Selain itu juga diluncurkan (launching) KSWP (Konfirmasi Status Wajib Pajak), yang merupakan kegiatan yang dilakukan oleh instansi pemerintah sebelum memberikan layanan publik tertentu untuk memperolah keterangan status wajib pajak dan penyerahan Penghargaan Pembayar Pajak Terbesar Wajib Pajak Badan, kepada pribadi dan bendahara.
Hadir dalam kegiatan ini dari Asisten Gubernur Kalsel, Pimpinan Kanwil DJP Kalimantan Selatan, Bupati Tanah Laut dan perwakilan Bupati Banjar.



