REDAKSI8.COam – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) kabupaten Banjar melantik secara khusus kepengurusan di tingkat ranting dan Badan Otonom (Banom) yang ada di Kecamatan Sambung Makmur, Minggu (16/9/2018) Desa Batu Tanam Kecamatan Sambung Makmur.
Pelantikan ini dilaksanakan di halaman rumah ketua MWC NU H Jatem dihadiri oleh wakil bupati Banjar H Saidi Mansyur, Kepela kementrian agama Kabupaten Banjar H Izzuddin sekaligus Sekretaris NU kabupaten Banjar, PC NU kabupaten Banjar KH Syamsul Bahri Ardy.
Selain itu juga hadir komandan Kodim 1006 Goffar, Kapolsek Sambung Makmur, Sekretaris PC Muslimat NU Hj Samnat, Wakil PC Fatayat NU Rohmiah dan Nur Hidayah, Ketua Wilayah GP Ansor Kalimantan Selatan Tedyy Suryana, ketua PC GP Ansor Ahyar Rahmatullah, Ketua PC Pagar Nusa M Safi’i Rifqi dan masyarakat.
Adapun yang dilantuk adakah Pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama, Pengurus Anak Cabang (PAC) Muslimat Nahdlatul Ulama, Fatayat Nahdlatul Ulama, Pengurus Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama, Pengurus Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor dan Pengurus Anak Cabang (PAC) Pagar Nusa Nahdlatul Ulama.
Ketua MWC Kecamatan Sambung Makmur H Jatem mengatakan bahwa pada hari ini adalah pelantikan MWC Kecamatan Sambung Makmur dan Banom NU, semoga dengan dilantiknya kepengurusan baru ini lebih maju lagi dan lebih bagus lagi, Kami juga mohon arahan dan bimbingan untuk kepengurusan yang baru ini.”
Ketua PC Nahdlatul Ulama Kabupaten Banjar mengucapkan selamat kepada MWC NU Kecamatan Sambung Makmur dilantik pada hari ini. Semoga lebih maju lagi.”
“NU tidak kemana, tetapi NU ada dimana mana, Karena orang NU itu berada dimana-mana, NU adalah organisasi terbesar di Indonesia.”
“Mari kita bentengi diri ini dengan Aqidah Ahlussunnah waljama’ah an- nahldiah agar jangan terpengaruh oleh aliran yang tidak sepaham dengan ajaran NU.” Tambahnya 
Wakil Bupati Banjar H Saidi Mansyur dalam sambutannya mengucapkan Selamat atas dilantiknya H Jatem beserta pengurus pada hari ini, tugas MWC NU itu bukan hanya bermasyarakat tetapi juga ikut berperan aktif untuk menangkal aliran aliran yang tidak sesuai dengan aliran dari kita.”
“Apalagi saat ini sudah masuk aliran Wahabi, tentunya sangat penting agar masyarakat kita tidak terpengaruh oleh aliran selain aliran Ahlussunnah waljama’ah.” Tambahnya 
Tausiyah yang diberikan oleh M Zaini dari Sitobono Jawa Tengah masalah apa itu Ahlusunah Waljama’ah dan Nahdlatul Ulama. Bagaimana Amalia orang orang Nahdlatul Ulama yang beraliran Ahlussunnah waljama’ah An- Nahldiah.



