Kamis, 23 Juli 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

Cerita Perjalanan Tim Redaksi8 ke Loksado

Dema T. Chrie F. by Dema T. Chrie F.
9 September 2018
A A
Cerita Perjalanan Tim Redaksi8 ke Loksado
Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

REDAKSI8.COM – Hari itu, Sabtu (18/8/18), saya bersama Tim liputan Redaksi8.com sekitar pukul 15.00 WITA memulai perjalanan dari Kota Banjarbaru menuju Kabupaten HSS, tepatnya Kecamatan Loksado.

Tujuan kami ke Kecamatan Loksado Kabupaten HSS ini adalah untuk liputan wisata sekaligus refreshing, sekadar melepas lelah dan penat setelah sepekan bekerja.

Kami tiba di penginapan Homestay Borneo Loksado sekitar pukul 19.00 WITA. Cukup lama memang untuk sampai ke penginapan, lantaran selama dalam perjalanan menuju ke sini, kami beberapa kali berhenti sejenak sekadar untuk membeli air minum dan sebagainya, dan tidak lupa mengisi perut yang keroncongan, hehehe.

Sesampainya di penginapan, beberapa orang dari tim ada yang langsung merebahkan diri di atas kasur yang empuk, ada pula yang membuat secangkir kopi hangat sembari bersenda gurau dengan sesama tim.

LihatJuga :

Warga Tukka Cegat Pejabat Kementerian PU, Tuntut Proyek Pengendali Banjir Segera Dituntaskan

Polres Tanah Bumbu Gelar Apel Siaga Karhutla 2026, Pastikan Personel dan Peralatan Siap Hadapi Musim Rawan Kebakaran

BPJS Ketenagakerjaan Batulicin Serahkan Manfaat Rp162,3 Juta kepada Ahli Waris Petani di Tanah Bumbu

DPRD Kapuas Melaksanakan Konsultasi dan Koordinasi Dalam Rangka Penyusunan Raperda

Sebelumnya, kami sudah memesan penginapan Homestay Borneo melalui teman kami yang asli dari Kabupaten HSS, tepatnya Kandangan. Sebut saja Aming dan Ulis. Mereka mendatangi pengelola penginapan untuk memesan 4 buah kamar yang berada di lantai 2 untuk tim kami yang berjumlah 14 orang.

Tarif sewa per kamar terbilang cukup terjangkau. Dengan membayar uang sewa sebesar Rp250 ribu, para pengunjung atau wisatawan yang menginap di Homestay Borneo akan dimanjakan dengan fasilitas yang nyaman dan cukup lengkap.

Di penginapan ini, fasilitas yang disediakan yaitu 2 buah kamar mandi, 2 buah toilet, 2 buah handuk untuk masing-masing kamar, 1 buah ranjang yang lebar dan nyaman, serta perlengkapan untuk memasak. Yang terpenting juga adalah pelayanan di penginapan ini ramah dan sopan kepada para tamu. Salut!

Selepas membersihkan diri, makan malam dan rehat, pukul 21.00 WITA kami memulai briefing dan rapat kecil. Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 00.00 WITA. Artinya kami harus segera tidur, karena pagi harinya kami akan menuju ke salah satu objek wisata unggulan lainnya di Kabupaten HSS, Air Terjun Haratai.


Suara merdu kicauan burung dan dinginnya hawa pegunungan, membuat kami terbangun. Beberapa saat kami menghangatkan diri di bawah sinar matahari sebelum pergi mandi.

Setelah mandi dengan air pegunungan yang begitu dingin namun menyegarkan, kami kemudian mempersiapkan segala sesuatunya untuk syuting/liputan wisata. Tentu saja, kami harus makan pagi dulu, agar pada saat liputan tidak lemas dan perut tidak keroncongan. Bahaya, bisa membuyarkan fokus hahaha!

Seusai makan pagi di salah satu warung makan yang banyak terdapat disekitar penginapan, kami berangkat menuju Air Terjun Haratai menggunakan 5 buah sepeda motor yang kami sewa pukul 10.00 WITA. Kalau jalan kaki, jauh sangat, bisa memakan waktu hingga 1 jam lebih meskipun pemandangan di samping kiri kanan jalan setapaknya juga tak kalah indah.

Tenang saja, jalan setapak yang dilalui untuk menuju ke Air Terjun Haratai sudah mulus dan nyaman untuk dilalui. Lantaran sudah di cor beton. Jadi, tinggal menikmati saja pemandangan dan kesejukan disepanjang perjalanan.

Jalan yang berliku, menanjak dan menurun, kami lewati. Setelah hampir 30 menit perjalanan, akhirnya kami sampai juga di objek wisata yang kami sebutkan sebelumnya, Air Terjun Haratai!

Untuk memasuki dan menikmati objek wisata air ini, para pengunjung atau wisatawan cukup membayar retribusi karcis sebesar Rp 5.000 perorang kepada Kelompok Sadar Pariwisata (Pokdarwis).

Selain sangat sejuk, suasana di sini juga sangat menyegarkan, karena percikan-percikan atau embun dari air terjun menyentuh lembut wajah dan tubuh kita.

Bagi Anda yang hobi berenang atau ingin merasakan langsung sensasi kesegaran air terjun ini, Anda bisa langsung ‘nyebur’ mengekspresikan diri. Spot-spot untuk berselfie ria atau berfoto bareng keluarga, juga banyak tersedia di sini. Dari spot foto yang alami sampai spot foto buatan dari pengelola tempat wisata.

Oh iya, ketinggian air terjun Haratai ini diperkirakan mencapai 30 meter. Selain airnya yang jernih dan menyegarkan, kesadaran para wisatawan untuk tidak membuang sampah sembarangan juga menjadi salah satu nilai tambah destinasi wisata ini.

Pemandangan di sekitar air terjun Haratai semakin menakjubkan dan mempesona, karena dikelilingi perbukitan dan hutan. Barang tentu, dengan adanya hutan yang masih terjaga keasriannya ini, membuat kawasan di sekitar objek wisata terasa sejuk dan rindang.

Barisan bebatuan dari ukuran yang paling besar sampai yang paling kecil di lokasi ini, menjadi dekorasi alami yang menambah keeksotisan wisata Air Terjun Haratai, Loksado.

Menurut salah seorang wisatawan yang datang jauh-jauh dari Jorong, Rizka, rasa penasaran akan keindahan air terjun Haratai lah yang membawanya beserta keluarganya berkunjung ke destinasi wisata ini.

“Di sini beneran indah pemandangannya. Saya dan keluarga merasakan langsung sensasi mandi di sini, airnya sejuk dan menyegarkan,” ungkap dara cantik ini.

Tidak cukup hanya sekadar kata-kata, untuk menggambarkan betapa indahnya lokasi wisata air terjun Haratai. Ayoo berlibur dan berekreasi ke tempat ini bersama orang-orang tercinta Anda!

Share51Tweet25Send

Related Posts

Warga Tukka Cegat Pejabat Kementerian PU, Tuntut Proyek Pengendali Banjir Segera Dituntaskan

Warga Tukka Cegat Pejabat Kementerian PU, Tuntut Proyek Pengendali Banjir Segera Dituntaskan

by Dedi Pasaribu
23 Juli 2026

REDAKSI8.COM, TAPANULI TENGAH - Kekecewaan warga terhadap lambannya pembangunan proyek pengendali banjir di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), memuncak....

Polres Tanah Bumbu Gelar Apel Siaga Karhutla 2026, Pastikan Personel dan Peralatan Siap Hadapi Musim Rawan Kebakaran

Polres Tanah Bumbu Gelar Apel Siaga Karhutla 2026, Pastikan Personel dan Peralatan Siap Hadapi Musim Rawan Kebakaran

by erna wati
22 Juli 2026

REDAKSI8.COM, TANAH BUMBU – Polres Tanah Bumbu menggelar Apel Siaga Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 di...

BPJS Ketenagakerjaan Batulicin Serahkan Manfaat Rp162,3 Juta kepada Ahli Waris Petani di Tanah Bumbu

BPJS Ketenagakerjaan Batulicin Serahkan Manfaat Rp162,3 Juta kepada Ahli Waris Petani di Tanah Bumbu

by erna wati
22 Juli 2026

REDAKSI8.COM, TANAH BUMBU – Komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan sosial ekonomi bagi para pekerja dan keluarganya kembali dibuktikan secara...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In