• Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
No Result
View All Result
Redaksi 8
No Result
View All Result

Harga Beras Mahal, Sekarang Tambah Nasi Bayar

Irma Dahliana by Irma Dahliana
24 Februari 2024
in Berita Utama, Kuliner, Nasional, Pemerintahan, Peristiwa, Pertanian, Provinsi Kalimantan Selatan, Regional, Serba-serbi, Sosial
0
Harga Beras Mahal, Sekarang Tambah Nasi Bayar

Penjual nasi campur di Pasar Bauntung, Kota Banjarbaru, Ahmad Fadliah saat membungkuskan pesanan pelanggannya, Sabtu (24/2/24). Foto : Irma/Redaksi8.com

65
SHARES
725
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Kenaikan harga beras nyatanya berdampak terhadapa sejumlah penjual nasi bungkus di wilayah Banjarbaru.

Seperti yang dirasakan oleh penjual nasi campur di Pasar Bauntung Banjarbaru, Ahmad Fadliah, Ia mengaku sudah merasakan dampak dari naiknya harga beras.

Sampai-sampai sekarang, konsumennya yang ingin menambah nasi ketika makan dijualannya mesti bayar, dari Rp3 ribu sampai Rp5 ribu per porsinya.

Padahal sebelum harga beras mahal, Fadliah menggratiskan nasi tambah ditempatnya.

“Susah sekarang, jadi kalo mau nambah itu dihitung lagi tambahannya misal Rp5 ribu,” ungkapnya, Sabtu (24/2/24).

Meski demikian, tidak ada respon yang berlebihan dari konsumennya. Sebab, masyarakat umum sekarang mengetahui harga beras tengah mahal.

“Pembeli biasa aja ada harga tambahan bila menambah porsi, paham saja kalau harga beras mahal,” pikirnya.

Demi meminimalisir biaya produksi, Ia terpaksa mencampurkan beras jenis Banjar dengan beras jenis Jawa dimasakannya.

Karena menurutnya beras Banjar harganya lebih mahal ketimbang beras lain.

Selain itu, dengan mencampurkan 2 jenis beras membuat nasi lebih pas dan nyaman dilidah para konsumennya

“Aku biasa beli beras mutiara Rp15 ribu per kilogram, tapi nasinya biasa ku campur supaya rasanya lebih pas dilidah pelanggan,” cetusnya.

Diwaktu yang berbeda, seorang penjual nasi di Landasan Ulin, Tarini justru tidak menaikan harga atau mengurangi porsi nasi yang dijualnya.

Sebab, setiap bungkusnya Ia menjual nasi  beserta lauknya dengan harga Rp15 ribu.

“Masih tetap harga sama porsinya, karena kita tahu saat ini sama-sama sulit mencari uang, ya saling membantu,” ungkapnya.

“Tapi kalau harga beras terus naik kemungkinan porsinya saja yang akan dikurangi,”sambungnya.

Sementara itu, salah satu pembeli nasi diwarung Tarini menambahkan, rasa syukurnya harga nasi dan porsinya tidak berubah ataupun berkurang. Padahal harga beras mahal.

“Alhamdulillah harga nasi dan porsinya masih sama, tidak ada kenaikan. Mudah-mudahan tidak ada kenaikan dan harga beras bisa turun,” harapnya.

Tags: banjarbaruBerasberas mahalberas naikberas sulithargakulinernasi bayarpasar bauntungpenjual nasipertaniansosialtambah nasi bayar
Previous Post

Duta Genre Terpilih, Zaidan & Adira Jadi Figur Keluarga Berencana

Next Post

Puluhan LSM KAKI Kalsel Sambangi KPU Banjarbaru

Next Post
Puluhan LSM KAKI Kalsel Sambangi KPU Banjarbaru

Puluhan LSM KAKI Kalsel Sambangi KPU Banjarbaru

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata