REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Sepanjang tahun 2023, Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) Kota Banjarbaru telah melaksanakan berbagai perkejaan guna memenuhi layanan infrastruktur dasar yang layak bagi masyarakat Ibukota Kalimantan Selatan.
Salah satu yang paling menjadi sorotan ialah pemasangan lampu Penerang Jalan Utama (PJU) secara masif di berbagai wilayah di Banjarbaru.

Potret kondisi Kota Banjarbaru yang dulu bernuansa gelap, kini terang benderang berkat program Banjarbaru Terang yang digagas Wali Kota Aditya.
Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Utilitas pada Disperkim Kota Banjarbaru Anwar Delmi memaparkan, telah memasang PJU di 1.138 titik sepanjang tahun 2023.
Pemasangannya terfokus di wilayah Jalan Trikora yang minim lampu penerangan.
“Sesuai arahan bapak Wali Kota, Jalan Trikora harus terang. Ini fokus kita di tahun 2023 dan Alhamdulillah sudah terealisasi. Disini kita berkolaborasi dengan Pemprov Kalsel, karena status jalan Trikora yang memang dipegang pihak mereka,” ucapnya, Jumat (8/12/2023).
Selain penerangan jalan Trikora, Disperkim Banjarbaru menambah lampu PJU di Jalan Ahmad Yani, yang berstatus Jalan Nasional.
Area penambahan PJU dapat dilihat di Kilometer 33, lampu merah Brimob Polda Kalsel.
PJU tahun ini pun jadi topik utama yang terekam dalam pengaduan publik melalui aplikasi Lapor.
Persoalan penerang jalan yang cukup tinggi diadukan oleh masyarakat berhasil diselesaikan Dispekrim Banjarbaru, dengan presentasi yang sangat tinggi.
“Pelayanan kami soal pengaduan penerang jalan di aplikasi Lapor, menempati peringkat pertama. Ini jadi motivasi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat” papar pria yang akrab disapa Avix itu.
Selain PJU, ada pula pembangunan taman yang juga cukup masif dilakukan dimana saat ini taman yang ada di Banjarbaru telah berjumlah 113 titik taman.
Tahun ini saja, Disperkim Banjarbaru telah menyelesaikan pembangunan taman di 18 titik.
Bahkan jika ditotalkan sejak era kepemimpinan Wali Kota Aditya dimulai pada 2021 silam, jumlah taman yang dibangun di Banjarbaru kini telah tersebar di 37 titik.
Tentunya tak lain demi memperindah wajah Ibukota Kalimantan Selatan dan menciptakan suasana asri nan nyaman bagi masyarakat.



