REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Lima kelurahan di Kota Banjarbaru sudah mulai merasakan dampak kekeringan.
Diantaranya Kelurahan Cempaka, Palam, Bangkal, Kemuning dan Landasan Ulin Timur.
Menanggulangi hal itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarbaru sudah menempatkan sejumlah tandon air di Kelurahan yang bersangkutan.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Banjarbaru, Zaini Syahrani mengatakan,5 tandon air tersebut adalah bantuan dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia (PUPR RI) kepada BPBD Kota Banjarbaru.
“Terimkasih juga terhadap kementrian PUPR yang membantu kami dengan tong-tong air yang berisi 2200 liter, itu sangat membantu sekali, dan sekarang sudah kita letakkan di beberapa titik Kelurahan,” ungkapnya.
“Jadi kami mendropping air bersihnya di tong-tong itu saja,” tambahnya.
Tidak hanya itu, pihaknya juga telah mendapat bantuan dari Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Banjarbaru untuk menyalurkan air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Memang sarpras kami kurang, sehingga kami meminta bantuan-bantuan kepada perkim Banjarbaru untuk penyaluran air bersih kepada masyarakat yang memerlukan,” terangnya.
Sementara itu, Ketua RT Kampung Hanyar, Kelurahan Cempaka, Fahriani Edy membeberkan, rata-rata warganya menggunakan air sumur sehingga banyak yang terdampak kekeringan.
“Kering banar sudah, disini kada hujan seminggu aja sudah keringan sumurnya, ledeng ada tapi orang-orang nya aja,” ucapnya.
Katanya, dari 120 Kartu Keluarga (KK) warganya, diperkirakanan sebanyak 70 sampai 80 KK yang menggunakan bantuan air bersih ini.
“Ini bantuan sudah 2 kali, banyak yang mengambil, satu hari setengah airnya sudah habis,” tandasnya.



