REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Demi menyindir pelaku pembuang sampah sembarangan, warga Guntung Payung, Kota Banjarbaru meletakan sejumlah tunpukan sampah beserta sebuah pohon pisang di tengah-tengah Jalan Intan Raya, Senin (4/9/2023) pagi.
Terpantau oleh Redaksi8.com, tumpukan sampah yang dibuang oleh orang tidak bertanggung jawab itu digeser ke tengah jalan.
Tujuannya, supaya pelaku yang bersangkutan sadar dan berhenti membuang samph-sampah rumah tangga ke titik jalan tersebut.
Seorang warga Jalan Intan Raya, Salina membenarkan bahwa banyak warga lain yang lewat sambil membuang sampah ke jalan itu.
Padahal warga Jalan Intan Raya sendiri untuk membuang sampah mereka harus membayar 30 ribu dalam satu bulan kepada petugas sampah agar tetap bersih.
“Kemungkinan itu tumpukan sampah dari warga lain yang lewat, dan mereka membuang sampah seenaknya,” ujar Salina kepada Redaksi8.com, Senin (4/9/23).

Ia membeberkan, kejadian ini sudah sering kali terjadi di lingkungannya, meskipun di lokasi tersebut sudah diberi tulisan dilarang membuang sampah.
Namun dihiraukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab dan tetap mengulangi.
bahkan katanya, warga setempat pernah mendapati orang yang membuang sampah sembarangan itu.
Tetapi hanya diberi teguran dan diminta untuk tidak membuang sampah sembarangan lagi.
“Jadi warga yang ada ini bingung mau demo kemana tidak tau. Mau keluh kesah kemana tidak tau, ya sudah begitulah bentuk mereka melampiaskan kemarahannya,” ungkapnya.
Meski demikian, ternyata tidak memberikan efek jera kepada orang-orang tersebut, sehingga kejadian itu terus terulang kembali.
Untuk mengantisipasi dan memberikan efek jera, para warga membuat poster wajah orang yang telah membuang sampah sembarangan.
Tidak hanya itu, warga setempat juga memasang CCTV untuk dapat mengetahui orang-orang yang telah membuang sampah.
Alhasil, poster dan CCTV yang telah terpasang dirusak oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
“Sering terjadi, oleh bapak-bapak sering dipantau di lokasi, jadi sampah yang dibuang seperti bungkusan plastik besar itu di serakin meraka ke jalan,” katanya.
“Gimana ya saking gregetannya mereka, ada petugas sampah, ada tempat sampah kok masih tetap membuang disini, padahal peringatan-peringatan dari beberapa tulisan disitu jelas ada,” tambahnya.
Salina berharap, kepada masyakarat untuk membuang sampah pada tempatnya, dan buang di tempat-tempat pembuangan sampah yang sudah disediakan oleh Pemerintah Kota Banjarbaru.
“Buanglah sampah pada tempatnya, tempatnya kan sudah disediakan sama pemerintah, jadi jangan buang sembarangan, apalagi ditempat lokasi padat penduduk seperti ini,” tandasnya.
Senada dengan Salina, warga Jalan Intan Raya Indra mengaku, banyak orang-orang yang tidak bertanggung jawab membuang sampahnya sembarangan.
“Itu karena banyak orang buang sampah sembarangan, awalnya satu dua kantong, lama-lama yang lain ikut,” ucapnya.
Ditambah jika wilayahnya terkena banjir, maka banyak sampah-sampah yang berserakan di jalanan hingga di halaman rumah.
“Kalau banjir sampahnya sampai kesini (halaman rumah), pokonya melayang ke mana-mana sampahnya,” pungkasnya.



