Minggu, 5 Juli 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

Perguruan Raja Pati Terus Lestarikan Budaya Kuntau

Irma Dahliana by Irma Dahliana
21 Agustus 2023
A A
Perguruan Raja Pati Terus Lestarikan Budaya Kuntau

Perguruan Raja Pati saat melaksanakan latihanlatihan, Senin (21/8/23). Foto : Irma/Redaksi8.com

Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Seni bela diri tradisional suku Banjar Kuntau, merupakan olahraga atau kesenian tradisional yang harus dilestarikan kembali.

Karena kelestarian Kuntau sangat penting, agar kelak generasi penerus di banua tidak meninggalkan seni bela diri khas Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Seni bela diri Kuntau ini didukung dan dinaungi Pemerintah Kota melalui Dinas Pemuda Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) agar bisa berkembang serta diketahui khalayak luas oleh generasi muda.

Dukungan yang diberikan pemerintah tidak tanggung-tanggung, yakni menggelar perlombaan Kuntau secara berjenjang dari tingkat Kota, Provinsi sampai Nasional.

LihatJuga :

PENGUMUMAN KEHILANGAN STNK

Legislator ini Sambut Baik Panen Raya Padi di Kapuas Kuala, Dukung Program Swasembada Pangan

Legislator DPRD Kapuas H. Pahmi Apresiasi Rencana Panen Raya Ketahanan Pangan TNI di Bataguh

Dukung Penuh Program “Lewu Bersinar”, Anggota DPRD Kapuas H. Pahmi Dorong Pemerataan Infrastruktur

Bahkan, Apsbi (Asosiasi Perguruan Pencak Silat Budaya Indonesia) juga mewadahi hingga ke kejuaraan tingkat Nasional.

“Beli diri Kuntau adalah dari peninggalan para orang terdahulu atau ciri khas orang banua Banjar, asli dari khususnya Kalimantan Selatan,” ucap pelatih perguruan Kuntau Raja Pati Kota Banjarbaru Taufik Rahman.

Adapun perbedaan Kuntau dengan Pencak Silat lainnya, yakni pasti memiliki tata cara, sifat, dan pengertian yang lebih mendalam di masing-masing perguruan, namun pada dasarnya sama saja untuk membela diri.

Sedangkan dalam gerakannya Kuntau sendiri terdiri dari palangkahan, pelapasan, dan patikaman.

Artinya palangkahan itu adalah tata cara gerakan Kuntau, seperti langkah 1 sampai 9 atau 1 sampai 12 tergantung dari masing-masing aliran perguruan.

Kemudian, pelapasan yaitu cara melepaskan atau menghindar dari serangan lawan.

Dan selanjutnya, patikaman adalah cara menghindar tetapi langsung menyerang atau menghindar langsung melumpuhkan lawannya dengan gerakan-gerakan tertentu.

“Sama saja untuk membela diri, cuman berbeda sifat, tatanya atau pengertian lebih mendalam mengenai bela diri Kuntau, khususnya Banua kita Banjar,” ujarnya.

Saat ini seni bela diri Kuntau sudah banyak diminati oleh para generasi muda di wilayah Kabupaten/Kota khususnya Kalsel. Salah satunya adalah perguruan Kuntau Raja Pati.

“Sudah banyak disukai, khususnya diperkotaan banyak yang melestarikan dari berbagai macam perguruan Kuntau,” ucapnya.

Lebih jauh, Taufik menjelaskan, sejak Tahun 2015 perguruan Kuntau Raja Pati sudah mulai mengikuti kejuaraan, dengan jumlah anggota saat ini kurang lebih ada 80 orang.

Pada Tahun 2022, perguruan Kuntau Raja Pati telah mewakili Kalimantan Selatan tingkat Nasional di Palembang, dengan kategori bercerita umum.

Tidak hanya itu, biasanya seni bela diri Kuntau kerap ditampilkan pada saat acara perkawinan, hajatan maupun event-event budaya daerah.

“Tahun 2015 mulai berkecipung dalam perlombaan, dari Tahun 2016 sampai 2019 masih bertahan juara 1 dan 2,” ungkapnya.

“Lalu tahun 2020 sampai 2023 masih bertahan juara 1 dan 2, alhamdulillah masih diberi amanah untuk memberi semangat kepada kawan-kawan dari perguruan lain,” tandasnya.

Sedangkan untuk mempelajari seni bela diri Kuntau ini tidak ada batasan umur, dari anak-anak, remaja, hingga dewasa bisa belajar.

Sementara itu, salah satu peserta perguruan Kuntau Raja Pati, Ahmad Berkah mengatakan, awal mula mengetahui seni bela diri Kuntau dari teman-teman dan guru di sekolah pondoknya.

“Baru masuk, pertama niatnya menuntut ilmu, kedua ingin melestarikan budaya Banjar,” pungkasnya.

Share28Tweet18Send

Related Posts

PENGUMUMAN KEHILANGAN STNK

PENGUMUMAN KEHILANGAN STNK

by Kahfi
5 Juli 2026

Telah hilang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dengan data sebagai berikut:Nama Pemilik : HendriyantoNomor Polisi : BE 2151 AEVMerek :...

Dinas Kesehatan Tapteng Sambut Baik Sunat Massal Gratis DMI, Wujud Kolaborasi Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Dinas Kesehatan Tapteng Sambut Baik Sunat Massal Gratis DMI, Wujud Kolaborasi Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat

by Tim Redaksi8.com
4 Juli 2026

REDAKSI8.COM, TAPANULI TENGAH - Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah memfasilitasi pelaksanaan sunat massal gratis yang diselenggarakan Dewan Masjid Indonesia (DMI)...

DinsosP3AP2KB Banjar Perkuat Akurasi Data DTSEN 2026, Pastikan Bantuan Sosial Tepat Sasaran

DinsosP3AP2KB Banjar Perkuat Akurasi Data DTSEN 2026, Pastikan Bantuan Sosial Tepat Sasaran

by Az-Zukhairy
3 Juli 2026

REDAKSI8.VOM, BANJAR - Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DinsosP3AP2KB) terus...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In