REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Terpilihnya Kelurahan Cempaka sebagai Kampung Bebas Narkoba, merupakan upaya dari Kepolisian Resort (Polres) Kota Banjarbaru untuk memberantas peredaran narkoba di wilayah tersebut.
Karena Kelurahan Cempaka ditengarai wilayah yang cukup identik dengan tempat peredaran gelap narkoba.
Penetapan kampung narkoba didukung oleh masyarakat setempat. tiga pilar Kelurahan Cempaka siap mensupport seluruh rangkaian persiapan dan kegiatan Kampung Bebas Narkoba.
“Kita akan mentransformasi cempaka ini, yang tadinya identik tempat peredaran gelap narkotika, kita jadikan kampung tanggung yang bebas narkotika, masyarakatnya sehat dan memiliki ketahanan sosial yang kuat,” kata Kasat Narkoba Polres Banjarbaru Iptu Subroto, Sabtu (5/8/23).
Ia berharap, masyarakat berperan lebih aktif terhadap pencegahan dan pemberantasan narkoba.
Supaya mempermudah aparat kepolisian memberikan informasi terkait adanya penyalahgunaan barang haram tersebut.
“Tentunya dalam setiap kegiatan kita, pemberantasan kita, itu perlu sekali peran serta dari masyarakat, kita tidak mungkin bekerja sendiri, kita juga perlu peran masyarakat untuk memberantasnya,” ungkapnya.
Berdasarkan data IPWL lbm (Intervensi Berbasis Masyarakat) BNN Kota Banjarbaru, Kelurahan (Kel) Kemuning 3 orang, Kelurahan Loktabat Utara 1 orang, Kelurahan Sungai Ulin 2 orang, Kelurahan Bangkal 3 orang.
Kemudian, Kelurahan Cempaka 9 orang, Kel. Sungai Tiung 1 orang, Kel. Guntung Manggis 2 orang, Kel. Guntung Payung 2 orang, dan Kel. Landasan Ulin Timur 1 orang.
Data-data itu merupakan hasil analisa dan evaluasi peredaran gelap penyalahgunaan narkoba.
Ditambah maraknya peredaran narkoba jenis zenit (Carisoprodol) di wilayah Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, sehingga ditetapkan sebagai Kampung Bebas Narkoba.
Sementara itu, Walikota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin menyambut baik dengan adanya penetapan Kampung Bebas Narkoba di Kecamatan Cempaka.
Dengan adanya Kampung Bebas Narkoba ini, Aditya berharap, dapat menjadi percontohan kampung-kampung, RT-RT, dan Kelurahan lainnya.
Meskipun, kampung lain tidak ditetapkan tetapi tetap ikut melaksanakan apa yang dilakukan oleh Kampung Bebas Narkoba.
“Sehingga narkoba ini menjadi musuh kita bersama, kita harus menekan peredaran narkoba,” ujarnya.
“Dan yang paling penting kita harus memberikan edukasi, sosialisasi kepada masyarakat kita, jangan sampai terjerumus ke dalam godaan narkoba dan zat adiktif lainnya,” tutupnya.



