Sabtu, 18 Juli 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

Tanpa Dukungan Kampus, Sanggar Bahana Antasari UIN Antasari Banjarmasin Sabet Piala Palui 7

Ramadhani MTD. by Ramadhani MTD.
4 Juli 2022
A A
Tanpa Dukungan Kampus, Sanggar Bahana Antasari UIN Antasari Banjarmasin Sabet Piala Palui 7
Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

REDAKSI8.COM – Tanpa dukungan dari pihak Kampus, Sanggar Bahana Antasari (SBA) Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin borong piala pentas Festival Teater si Palui ke 7 (Komedi) Regional Kalimantan Selatan.

Dalam ajang ikut serta Festival Teater si Palui ke 7 yang diselenggarakan oleh Sanggar Titian Barantai (STB) Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Banjarmasin, Sanggar Bahana Antasari salah satu peserta yang selalu andil disetiap kegiatan kesenian, khususnya di bidang seni teater.

Tidak kurang dari 3 bulan lamanya proses latihan persiapan pementasan pertunjukan untuk bisa tampil dan terlibat dalam kegiatan perlombaan teater palui, yang mengangkat nilai-nilai tradisi dan budaya urang banua Banjar dengan tema Pariwisata.

Namun sangat disayangkan, selama proses latihan, Sanggar Bahana Antasari tidak diberikan dukungan bahkan fasilitas dari Kampus UIN antasari Banjarmasin, sehingga terpaksa mereka menjalankan kegiatan latihan setiap harinya di area Gedung Olahraga (GOR) Hasanuddin  Banjarmasin.

LihatJuga :

No Content Available

Hal itu diungkapkan oleh Muhammad Ramadhani Al-banjari selaku Sutradara dan Penulis Naskah Teater Palui yang berjudul ‘Nyaman Dipandang Kalat di Muntung’ yang pada puncak pengumunan pemenang pentas teater Palui ke 7 berhasil membawa nama harum Sanggar Bahana Antasari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dari Kampus UIN Antasari Bajarmasin.

Abe menyampaikan, bahwa sejak pertama mereka memulai latihan hingga pementasan berlangsung, Sanggar Bahana Antasari tidak pernah mendapat dukungan dari pihak kampusnya sendiri, walau sebelumnya mereka sudah mengemis meminta kepada pihak kampus untuk dipasilitasi selama proses latihan.

“Bahkan saat kita mau gladi saya meminta kepada adik-adik pengurus saya untuk kembali menghadap rektor agar bisa geladi di kampus satu hari, namun jawaban yang didapat mereka sangat kalat (istilah bahasa banjar tidak mengenakkan),” ujarnya.

Menurtutnya, jawaban dari pihak kampus UIN Antasari Banjarmasin tidak memperbolehkan kegiatan mahasiswa pada waktu malam, padahal pihaknya hanya meminta waktu dari jam 20.00 Wita sampai 22.00 Wita untuk geladi, namun hal itu ditolak.

“Dari pengurus menyampaikan kepada saya bahwa Kata Rektor Selama ia menjadi rektor, tidak ada kegiatan mahasiswa di jam malam,” terang Abe yang juga merupakan Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) IAIN Antasri Banjarmasin 2005-2007.

Menyikapi jawaban tersebut, serta waktu latihan yang juga mepet, mereka pun meminta bantuan kepada salah satu Pekerja Seni kampus Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin meminjam halaman untuk melaksanakan geladi bersih.

“Memalukan iya, tapi mau tidak mau kita meminta bantuan kepada kawan kawan di kampus lain, dan kami sangat berterimakasih,” lanjutnya.

Atas hal itu Abe sangat menyesalkan sikap Kampus UIN Antasari Banjarmasin khususnya rektor yang tidak memberikan dukungan, ruang dan fasilitas dalam proses pengkaryaan kesenian mahasiswa.

“Apakah tidak ada kebijakan yang adil dari kampus, agar bagaimana mahasiswa tetap bisa produktif positif dalam kegiatan pada malam hari, kalau begini saya sesalkan itu,” ucapnya.

Walaupun tidak ada dukungan dari pihak kampusnya sendiri, Sanggar Bahana Antasari bersahil memboyong  9 piala, diantaranya, penyaji terbaik 1, penata musik terbaik, penata rias dan busana terbaik, penata cahaya terbaik, aktor utama terbaik, penulis naskah terbaik, sutradara terbaik, penata artistik terbaik dan penyaji teristimewa.

Selain itu Edi Sutardi Akademisi dan Pelaku Teater yang juga bertindak sebagai juri pada Festival Teater si Palui ke 7 kali ini menanggapi, pentas teater palui yang dibawakan oleh Sanggar Bahana Antasari sangat energik, bahkan ia tidak menyangka akan sebaik itu.

“saya suka dengan karyanya, juga tentang nilai pariwisata, budayanya dan juga tradisi daerahnya, itu keren dan pemain yang lainnya juga keren mereka seperti mempunyai embrio dan itu luar biasa,” katanya yang akrab di sapa Kang Edi Merupakan Dosen Kesenian di STIKIP PGRI Banjarmasin.

Menanggapi tidak ada adanya dukungan dari kampus selama latihan, Kang Edi sangat menyayangkan pihak, menurutnya kampus adalah ruang eksplorasi dan tempat ekspresi mahasiswa, selain prodi atau jurusan yang diambil oleh masing masing mahasiswanya.

“Seni bukan untuk mencari keuntungan, namun seni adalah ruang pengalaman, walau hanya satu atau dua jam setelah selesai mereka akan kembali pada kehidupannya sendiri,” tuturnya.

Komunitas seni bukan hanya menjadi tempat untuk melahirkan kesenian, namun itu menjadi tempat suplemen, ekspresi dalam perjalanan selama mereka ada di ruang dan waktu tersebut.

“Jadi, Mahasiswa jangan dicurigai, namun diberi kepercayaan untuk bisa mengekspresikan kreatifitasnya, yang mana akan membawa prestasi dan mengharumkan nama kampus itu sendiri,” pungkasnya.

Dalam catatan prestasi Sanggar Bahana Antasari telah banyak meraih penghargaan baik event Lokal maupun Nasional, seperti pentas teater palui yang sudah beberapa kali melaih penghargaan, STIGMA 5 Malang 2018 dengan memborong 5 piala, Festemo yang diselenggarakan oleh Kampung Seni Budaya ULM meraih juara 2 pada 2018 dan juara 1 pada 2017.

Kemudian Japen Cerita Juara Pavorit 2017, Festival Tari 2022 meraih juara 3, juara 2 Festival Musik 2022 serta selalu ikut serta dalam kegiatan kesenian, seperti Temu Teater Mahasiswa Nusantara, Festival Teater Mahasiswa Nasional, Pekan Seni Mahasiswa Nasional dan lainnya.

Share29Tweet18Send

Related Posts

Pasar Murah Disperindag Balangan Diserbu Warga, Kebutuhan Pokok Bersubsidi Ringankan Beban Masyarakat

Pasar Murah Disperindag Balangan Diserbu Warga, Kebutuhan Pokok Bersubsidi Ringankan Beban Masyarakat

by A. Sibawaihi
17 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BALANGAN – Upaya Pemerintah Kabupaten Balangan dalam menjaga stabilitas harga sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat terus dilakukan. Melalui Dinas...

Kasat Reskrim Tapteng dan Dokter Forensik Sayangkan Pernyataan Pengacara Korban di Media Sosial, Dinilai Berpotensi Menyesatkan Publik

Kasat Reskrim Tapteng dan Dokter Forensik Sayangkan Pernyataan Pengacara Korban di Media Sosial, Dinilai Berpotensi Menyesatkan Publik

by Tim Redaksi8.com
17 Juli 2026

REDAKSI8.XOM, TAPANULI TENGAH - Polres Tapanuli Tengah menegaskan penyelidikan kasus kematian Boy Simamora masih terus berlangsung dan hingga kini belum...

Bupati Banjar Lantik Empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Terapkan Sistem Merit Berbasis Talenta untuk Perkuat Reformasi Birokrasi

Bupati Banjar Lantik Empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Terapkan Sistem Merit Berbasis Talenta untuk Perkuat Reformasi Birokrasi

by Az-Zukhairy
17 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJAR – Pemerintah Kabupaten Banjar kembali memperkuat langkah reformasi birokrasi dengan melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan empat Pejabat Pimpinan...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In