REDAKSI8.COM – Walikota Banjarbaru, Darmawan Jaya Setiawan meninjau langsung posko relawan banjir di Komplek Suga RT 12 RW 03 (depan Depo Arsip Banjarbaru) Kelurahan Sungai Ulin Kota Banjarbaru dan Posko pengungsian warga terdampak banjir di Jalan Golf Swargaloka Komplek Wella mandiri RT15 RW 03 Kelurahan Syamsudin Noor Kecamatan Landasan Ulin Kota Banjarbaru, Rabu (27/1).
Semangat Kegotongroyongan kepedulian masyarakat Kota Banjarbaru terhadap korban bencana maupun kegiatan keagamaan kata Jaya sudah terlihat sejak tsunami Aceh, gempa Jawa, Bali dan Lombok.

“Apalagi pada saat pelaksanaan Haul Abah Guru sekumpul dan seperti sekarang kita kembali bersama-sama, bahu-membahu membantu pengungsi akibat bencana banjir,” tutur Jaya.
Awalnya Jaya dan rombongan mendatangi dapur umum di Sungai Ulin. Disana, pihak relawan terus-menerus menyuplai makanan kepada warga dan pengungsi di wilayah Sungai Ulin hingga ke Kabupaten Banjar.
“Lokasi posko kedua kami mendatangi SDN 5 Syamsudin Noor di Komplek Wella Mandiri Kelurahan Syamsudin Noor. Disana kita melihat juga alhamdulilah saudara saudara kita yang dari kabupaten banjar dari Sungai Tabuk terlayani dengan baik,” papar Jaya.
“Tadi saya bertanya sendiri ke mereka, bahwa mereka merasa nyaman. Tentu tidak senyaman di rumah namanya juga pengungsian,” lanjutnya.
Moto yang diterapkan Ia menukas, kerja ikhlas tanpa batas. Itulah yang membuat para relawan bisa menangani pengungsi baik warga kota Banjarbaru sendiri maupun warga luar Banjarbaru.
“Alhamdulillah koordinator disini, Yuli, dibantu dengan para guru guru, dewan guru disini juga bekerja sebagai relawan jadi ketika kita disebutkan Banjarbaru ini bisa menangani para pengungsi dengan baik itu semua. Berkat beliau-beliau ini, berkat para relawan ,TNI, POLRI, kemudian organisasi kemanusiaan yang bekerjasama dengan pemerintah, pemerintah itu dari kepala daerahnya, Sekda, Kepala SKPD, Staff Ahli, Asisten, Camat, Lurah, RT,” terang Jaya.
“Disini awal mulanya ada sekitar 191 pengungsi sekarang hanya tersisa 150 pengungsi, para pengungsi yang sudah kembali sebenarnya mereka tidak langsung kembali mereka harus survei dulu kondisi di rumahnya kalau situasinya sudah memungkinkan untuk kembali ke rumah, baru mereka kembali dan kita harapkan memang cuaca makin membaik. Walaupun hujan masih turun di Kota Banjarbaru, semoga tidak menyebabkan banjir lagi dikarenakan juga ini bertepatan dengan musim penghujan,” pungkasnya.



