REDAKSI8.COM – Banjir yang terjadi di Kabupaten Banjar kini semakin meluas dan membuat masyarakat harus mengungsi ketempat keluarga maupun ketempat pengungsian yang disediakan oleh pemerintah daerah Kabupaten Banjar.
Melihat situasi di Kabupaten Banjar khusunya kota Martapura yang terus mengalami peningkatan debit air, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Banjar dibantu Badan Otonom NU mendirikan dapur umum untuk meringankan warga Martapura yang terdampak banjir.

Ketua Tanfidziyah Nahdlatul Ulama Kabupaten Banjar, melalui Sekretaris Muhammad Zaini Makki mengatakan bahwa PCNU Kabupaten Banjar mendirikan posko peduli banjir dan dapur umum untuk penyedian makanan, serta membuka Gedung NU Martapura sebagai tempat untuk pengungsi.
“Yang jelas dari kemaren hingga hari ini, PCNU Kabupaten Banjar mendirikan posko NU Peduli berupa penggalangan dana, pembentukan dapur umum, yang kemaren sudah membagi empat ratus bungkus nasi dan hari ini sebanyak delapan ratus bungkus,” ungkapnya, Kamis (14/1/2021).

Zaini menjelaskan, bahwa dari mulai dibuka posko peduli banjir dari PCNU Kabupaten Banjar, Alhamdulillah sumbangan dari donator terus berdatangan dan selalu bertambah setiap harinya, kita akan menyediakan makanan setiap hari untuk warga yang mengungsi dan terdampak banjir.
“Adapun untuk warga yang ingin mengungsi, kita juga menyiapkan tempat pengungsian di beberapa titik, diantaranya lantai dua Gedung NU Kabupaten Banjar, Mesjid Al Karomah, serta Aula Pondok Pesantren Darussalam. Hal ini dikarenakan keterbatasan tempat serta menghindari banyaknya kerumunan,” sambung Zaini yang juga anggoda DPRD ini
Zaini berharap, Mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat untuk masyarakat Kabupaten Banjar, yang jelas ini kita membantu warga yang terdampak banjir semapu kami saat ini, minimal kita ikut meringankan beban mereka.
Perlu diketahui, PCNU Kabupaten Banjar dalam mendirikan posko NU peduli dibantu Lembaga serta Badan Otomon NU yaitu Lazisnu, LKNU, Ansor, Fatayat, PMII, IPNU serta IPPNU Kabupaten Banjar



