REDAKSI8.COM – Walikota Banjarbaru H Nadjmi Adhani, beserta Wakil Walikota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan dan Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru Drs H Said Abdullah, saat menghadiri sekaligus membuka Rapat Tim Sinergi Optimalisasi Penyerapan Anggaran dan Percepatan Pembangunan Kota Banjarbaru, yang diadakan Bagian Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Banjarbaru.
Bertempat di Aula Gawi Pemerintah Kota Banjarbaru, tampak Forkopimda Kota Banjarbaru Kepala SKPD Kota Banjarbaru dan undangan lainnya.
Panitia pelaksana Rapat Tim Sinergi Optimalisasi Penyerapan Anggaran dan Percepatan Pembangunan Kepala Bagian Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Banjarbaru Dra Hj Erma Epiyana Hartati menyampaikan, latar belakang dan tujuan dari kegiatan rapat koordinasi ini adalah sinergisitas sinkronisasi serta harmonisasi pelaksanaan kegiatan dari anggota tim Sinergi optimalisasi penyerapan anggaran dan percepatan pembangunan yang ada di bagian perekonomian dan pembangunan.
Maka sambungnya, dipandang perlu untuk dilakukan rapat koordinasi dengan anggota tim.
“Rapat kali ini membahas tentang permasalahan yang ada di Kota Banjarbaru rencana pengadaan di tahun 2020 serta harapan Pemerintah Kota Banjarbaru dengan anggota tim,” ujarnya.
Adapun jumlah peserta kegiatan rapat koordinasi tim Sinergi optimalisasi pelaksanaan penyerapan anggaran dan percepatan pembangunan Kota Banjarbaru tahun 2020 sebanyak 60 orang. Terdiri dari 30 orang anggota tim Sinergi, 17 orang dari kepala SKPD terkait, 13 orang dari Bagian Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Banjarbaru.
Walikota Banjarbaru H Nadjmi Adhani menerangkan, rasa syukur dapat melaksanakan Rapat Tim Sinergi Optimalisasi Percepatan Anggaran dan Pembangunan di Kota Banjarbaru yang terdiri berbagai unsur baik itu dari kejaksaan, dari kepolisian, dari BPKP serta kepala SKPD untuk mendiskusikan dan bagaimana alokasi anggaran APBD bisa terserap maksimal dan juga tercapai secara maksimal.
“Beberapa tahun yang lalu ini, anggaran cukup bagus sarapannya di Kota Banjarbaru sehingga capaiannya jadi bagus. Nah di awal tahun kita sudah mulai untuk menyampaikan informasi ini, supaya nanti dalam pelaksanaannya bisa berjalan dengan maksimal untuk tahun kemaren realisasi penyerapan kita di angka sembilan puluh dua persen,” ungkap Walikota Nadjmi Adhani.
“ini insyaAllah sudah baguslah, idealnya sih kalau bisa sembilan puluh lima persen tapi biasanya anggaran kenapa tidak terserap karena memang pada saat proses lelang ada yang turun anggarannya tapi sarapannya terbilang sudah cukup bagus,” pungkasnya.



