REDAKSI8.COM – Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah atau yang biasa disebut masyarakat dengan istilah lebaran, tinggal menghitung hari saja.
Untuk menyambut datangnya Hari Kemenangan bagi umat muslim tersebut, berbagai macam cara dan ‘tradisi’ dilakukan oleh masyarakat di Indonesia.

Apa saja ya tradisi yang sering dilakukan masyarakat di Indonesia dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri, berikut 8 tradisi itu versi Redaksi8.com :
1.Menanti dan Menerima THR (Tunjangan Hari Raya)

THR merupakan salah satu hal yang paling dinanti-nantikan oleh masyarakat yang sudah bekerja. THR adalah bonus spesial yang biasanya diberikan oleh suatu perusahaan atau kantor kepada para pegawai/karyawannya.
Mungkin seringkali kita mendengar teman atau orang lain yang bertanya atau bergumam, “THR kapan ya cairnya, sudah mau lebaran nih”.
Pertanyaan semacam itu dirasa wajar bagi mereka yang sudah bekerja sekian lama di suatu perusahaan (tapi terkadang yang baru bekerja pun bisa juga dapat THR, tergantung kebijakan pimpinan dari perusahaan).
Pasalnya, uang THR yang mereka terima biasanya akan mereka belanjakan untuk keperluan lebaran nantinya.
Tentunya mendapatkan THR sebelum hari raya lebaran adalah hal yang paling menyenangkan, bukan?
2. Membeli Pakaian (Fashion) Baru

Nah, ‘tradisi’ yang satu ini sudah tentu tidak boleh terlewatkan begitu saja bagi mereka yang mampu.
Banyak orang yang sudah menerima THR, menggunakan THR-nya untuk keperluan membeli pakaian (fashion) baru, entah itu di Mall, toko pakaian, sampai membelinya secara online (kalau jasa pengirimannya gak overload, hehehe).
Menurut Hijaber asal Kota Rantau Kabupaten Tapin, Ayu Novia Karunia, sebelum lebaran tiba ia biasanya membeli fashion yang lebih ke arah pakaian hijab syar’i.
“Lebih berminat ke arah sana ketimbang fashion hari-hari biasa, karena lebih terlihat muslimah dengan balutan jilbab panjang. Desainnya juga modern,” ucap Ayu.
3. Membuat Kue Lebaran

Hari Raya Idul Fitri menjadi momen yang dimanfaatkan betul oleh sebagian besar masyarakat untuk mengunjungi rumah tetangga maupun sanak saudara, sekadar menjalin tali silaturahmi.
Nah, ketika bersilaturahmi itulah kue-kue kering atau kue basah khas lebaran menjadi cemilan yang disantap sembari berbincang santai dengan teman, tetangga atau sanak saudara.
Seperti yang dilakukan oleh Andy ‘Bemby’ dan istrinya. Menjelang lebaran ia dan sang istri membuat aneka kue kering dan kue basah. Selain untuk dikonsumsi sendiri dan disajikan kepada para tamu yang datang bersilaturahmi ke rumahnya, ternyata Pasutri ini ada basic berjualan aneka kue.
“Pas ada momen lebaran ini jadi memilih jual kue kering dengan harga terjangkau, tapi rasa boleh dijamin,” ujarnya sembari promosi.
4. Merenovasi Rumah / Bersih-bersih Rumah

Merenovasi atau bersih-bersih rumah juga dirasa sangat diperlukan untuk memberikan rasa nyaman bagi tamu-tamu yang bersilaturahmi ke rumah kita.
Banyak hal yang bisa dilakukan untuk menampilkan kesan nyaman dan ‘baru’ rumah kita. Mulai dari mengganti warna cat tembok sampai merubah tata letak perabotan yang ada di rumah kita.
Mahali misalnya. Warga Kota Banjarbaru ini mengatakan, idul fitri identik dengan hal-hal atau nuansa yang baru.
“Jiwa yang baru setelah puasa ramadan, baju baru untuk lebaran, jadi rumah pun harus kelihatan baru. Makanya dicat lagi, sekaligus untuk menyambut kemeriahan lebaran,” ungkapnya.
5. Membuat Ketupat

Tidak sedikit masyarakat yang membuat dan menyediakan ketupat saat lebaran tiba. Ketupat biasanya disajikan dengan aneka lauk-pauk lainnya, seperti opor ayam, kuah santan dan lain sebagainya.
6. Mudik

Momen yang satu ini seakan menjadi momen yang ‘sakral’ bagi sebagian besar masyarakat untuk kembali/pulang ke kampung halamannya masing-masing.
Bagi masyarakat perantauan atau yang bekerja di luar daerah, mudik menjadi ‘tradisi’ untuk melepas rasa rindu akan keluarga atau sanak saudara di kampung halaman. Selain itu, ‘tradisi’ mudik ini juga menjadi ‘warna’ tersendiri saat perayaan Idul Fitri setiap tahunnya.
7. Bayar Zakat Fitrah

Bagi umat muslim membayar zakat fitrah sebelum lebaran adalah hal yang wajib dilakukan. Pembayaran zakat fitrah dilakukan sesuai dengan ketentuan yang sudah ditetapkan oleh agama.
8. Lakukan Takbiran

Saat malam lebaran tiba, masyarakat memeriahkannya dengan melakukan takbiran.
Mungkin sering Anda melihat orang-orang melakukan takbiran dengan berkeliling kampung atau komplek menggunakan kendaraan.
Pada momen seperti ini, biasanya terdapat banyak anak kecil yang ikut serta di dalamnya. Keceriaan dan kegembiraan terpancar di wajah mereka.
Itulah 8 ‘tradisi’ masyarakat saat menyambut datangnya Hari Kemenangan, Hari Raya Idul Fitri versi Redaksi8.com.
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah.



