REDAKSI8.COM, MARTAPURA — PT Kadya Caraka Mulia (KCM) membuktikan komitmen sosialnya yang berkelanjutan di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.
Meskipun telah menghentikan kegiatan penambangan dan produksi sejak Juli 2024 untuk berfokus pada Rencana Pasca Tambang (RPT), perusahaan tersebut tetap konsisten menjalankan tanggung jawab sosial melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) maupun Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TSP) bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Komitmen nyata dalam menghadirkan dampak positif bagi lingkungan sekitar tersebut berbuah manis.
PT KCM sukses meraih penghargaan bergengsi sebagai Terbaik I dalam ajang CSR Award Kabupaten Banjar 2026 yang diselenggarakan di Martapura pada 17 September 2026.
Piagam penghargaan tersebut ditandatangani secara elektronik oleh Bupati Banjar, H. Saidi Mansyur,
Mine Manager sekaligus Kepala Teknik Tambang PT KCM, Gatot Ruswibowo menyampaikan, apresiasi itu menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus menjaga kepedulian terhadap warga meski fase produksi telah usai.
“Jangkauan program sosial PT KCM saat ini difokuskan secara merata ke empat kecamatan di wilayah Kabupaten Banjar, yakni Kecamatan Sambung Makmur, Kecamatan Simpang Empat, Kecamatan Mataraman, dan Kecamatan Pengaron,” katanya kepada Redaksi8.com.
Melalui konsistensi pelaksanaan program pasca tambang yang berwawasan sosial dan kemasyarakatan, PT KCM ingin kehadiran perusahaan tetap memberikan manfaat jangka panjang serta mempererat hubungan baik dengan pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

