REDAKSI8.COM, BANJARMASIN — Tim SAR gabungan hingga Rabu (16/9/2026) siang masih terus mengintensifkan upaya pencarian korban insiden KMP Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa.
Dalam operasi tersebut, area pencarian dibagi menjadi enam sektor di sekitar lokasi bangkai kapal dengan total luas mencapai 4.920 nanometer persegi, di mana masing-masing sektor memiliki luas sekitar 860 nanometer persegi.

Kendati demikian, proses evakuasi dan pencarian menghadapi sejumlah kendala di lapangan.
Kondisi cuaca serta gelombang tinggi yang ekstrem di lokasi kejadian membuat tim ahli penyelaman juga belum dapat diturunkan karena dinilai sangat berbahaya.
Sebagai opsi penanganan utama, tim SAR berencana melakukan opsi pembalikan terhadap bangkai KMP Virgo Transport 8.
Sementara itu, operasi yang masih diupayakan tim SAR gabungan diarahkan pada penyisiran permukaan air laut untuk mencari korban yang diduga masih mengapung.
Sejumlah armada kapal dikerahkan secara serentak untuk berpatroli menyusuri wilayah perairan tersebut, yang terdiri dari KN SAR Kamanjaya, KRI Pulau Fani 734, KRI Canopus 736, KN SAR Wisanggeni, KN SAR Laksmana, KRI Nala 363, KRI Ngurah Rai 332, serta KN Kunyit.
“Operasi pencarian terus kami optimalkan dengan mengerahkan unsur laut dan udara. Setiap perkembangan di lapangan terus kami evaluasi untuk memastikan search area dapat ditentukan secara efektif dan peluang ditemukannya korban semakin besar,” ujar Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii saat konferensi pers.

