REDAKSI8.COM, BANJARMASIN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Suriansyah Banjarmasin menyiagakan tim medis dan fasilitas pelayanan kesehatan untuk menangani korban selamat kecelakaan kapal Virgo Transprot 8 yang tenggelam.
Direktur RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin, dr. H. Fajar Sukma Nan Agung, mengatakan pihak rumah sakit menyiapkan dua tim medis untuk mendukung proses penanganan korban.
Satu tim ditempatkan di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin untuk memberikan pelayanan dan pemeriksaan kesehatan awal terhadap korban yang dievakuasi. Sementara satu tim lainnya disiagakan di rumah sakit untuk menerima dan menangani korban yang membutuhkan perawatan lanjutan.
“Untuk penanganan korban tenggelamnya kapal Virgo, kami menyiapkan dua tim. Satu tim ada di Pelabuhan Trisakti untuk pelayanan kesehatan di sana, dan satu tim juga ada di rumah sakit,” ujar dr. H. Fajar Sukma Nan Agung.
Selain menyiagakan tenaga medis, RSUD Sultan Suriansyah juga mendirikan posko khusus penanganan korban dengan total 15 tempat tidur.
Rinciannya, lima tempat tidur disiapkan di Unit Gawat Darurat (UGD), sedangkan 10 tempat tidur lainnya berada di area posko.
Tim medis yang disiapkan terdiri dari dokter dan tenaga kesehatan, termasuk satu dokter spesialis bedah.
Dalam proses evakuasi korban KM Virgo, RSUD Sultan Suriansyah telah menerima 2 korban selamat.
Dua korban diterima pada kedatangan pertama, kemudian satu korban lainnya datang pada proses evakuasi berikutnya.
Ketiga korban tersebut masuk dalam kategori triase kuning, berdasarkan hasil pemeriksaan dan pemilahan kondisi korban di lokasi evakuasi.
Triase kuning diperuntukkan bagi korban yang membutuhkan penanganan medis dan pemantauan di rumah sakit, namun tidak berada dalam kondisi paling gawat seperti korban dengan triase merah.
“Jadi dari triase itu ada merah, kuning dan hijau. Untuk Sultan Suriansyah itu masuk triase kuning. Ketika ada pelayanan kesehatan dan pemeriksaan di sana, penumpang yang selamat dan masuk triase kuning kemudian kami terima di rumah sakit,” jelasnya.
Sementara korban dengan kondisi triase merah diarahkan ke rumah sakit yang disiapkan untuk menangani kondisi kegawatdaruratan yang lebih berat.
RSUD Sultan Suriansyah memastikan kesiapan tenaga medis, tempat tidur dan fasilitas pelayanan tetap dipertahankan selama proses pencarian, evakuasi dan penanganan korban KM Virgo masih berlangsung.
Pihak rumah sakit juga terus berkoordinasi dengan tim di lapangan untuk mengantisipasi apabila kembali ada korban selamat yang membutuhkan pelayanan kesehatan di Banjarmasin.
Direktur RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin, dr. H. Fajar Sukma Nan Agung, mengatakan pihak rumah sakit menyiapkan dua tim medis untuk mendukung proses penanganan korban.
Satu tim ditempatkan di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin untuk memberikan pelayanan dan pemeriksaan kesehatan awal terhadap korban yang dievakuasi. Sementara satu tim lainnya disiagakan di rumah sakit untuk menerima dan menangani korban yang membutuhkan perawatan lanjutan.
“Untuk penanganan korban tenggelamnya kapal Virgo, kami menyiapkan dua tim. Satu tim ada di Pelabuhan Trisakti untuk pelayanan kesehatan di sana, dan satu tim juga ada di rumah sakit,” ujar dr. H. Fajar Sukma Nan Agung.
Selain menyiagakan tenaga medis, RSUD Sultan Suriansyah juga mendirikan posko khusus penanganan korban dengan total 15 tempat tidur.
Rinciannya, lima tempat tidur disiapkan di Unit Gawat Darurat (UGD), sedangkan 10 tempat tidur lainnya berada di area posko.
Tim medis yang disiapkan terdiri dari dokter dan tenaga kesehatan, termasuk satu dokter spesialis bedah.
Dalam proses evakuasi korban KM Virgo, RSUD Sultan Suriansyah telah menerima 2 korban selamat.
Dua korban diterima pada kedatangan pertama, kemudian satu korban lainnya datang pada proses evakuasi berikutnya.
Ketiga korban tersebut masuk dalam kategori triase kuning, berdasarkan hasil pemeriksaan dan pemilahan kondisi korban di lokasi evakuasi.
Triase kuning diperuntukkan bagi korban yang membutuhkan penanganan medis dan pemantauan di rumah sakit, namun tidak berada dalam kondisi paling gawat seperti korban dengan triase merah.
“Jadi dari triase itu ada merah, kuning dan hijau. Untuk Sultan Suriansyah itu masuk triase kuning. Ketika ada pelayanan kesehatan dan pemeriksaan di sana, penumpang yang selamat dan masuk triase kuning kemudian kami terima di rumah sakit,” jelasnya.
Sementara korban dengan kondisi triase merah diarahkan ke rumah sakit yang disiapkan untuk menangani kondisi kegawatdaruratan yang lebih berat.
RSUD Sultan Suriansyah memastikan kesiapan tenaga medis, tempat tidur dan fasilitas pelayanan tetap dipertahankan selama proses pencarian, evakuasi dan penanganan korban KM Virgo masih berlangsung.
Pihak rumah sakit juga terus berkoordinasi dengan tim di lapangan untuk mengantisipasi apabila kembali ada korban selamat yang membutuhkan pelayanan kesehatan di Banjarmasin.

