REDAKSI8.COM, BALANGAN – Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Barkah menerima kunjungan petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Balangan dalam rangka sosialisasi sekaligus pelaksanaan pendataan Sensus Ekonomi 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan Sensus Ekonomi yang digelar BPS secara nasional mulai 16 Juni hingga 31 Agustus 2026. Petugas BPS Kabupaten Balangan, Maulida Noorsyva, melakukan pendataan sekaligus memberikan penjelasan mengenai tujuan dan pentingnya sensus ekonomi kepada pihak madrasah.


Sensus Ekonomi bertujuan memperoleh data mengenai berbagai kegiatan usaha dan kondisi sosial ekonomi masyarakat. Data tersebut nantinya menjadi salah satu dasar pemerintah dalam menyusun strategi serta mengambil kebijakan pembangunan yang lebih tepat dan sesuai dengan kondisi di lapangan.
Selain itu, pendataan juga diperlukan untuk mengetahui kekuatan sektor usaha, mulai dari skala mikro, menengah hingga usaha berskala besar. Dengan data yang lebih lengkap, pemerintah dapat melihat perkembangan berbagai sektor ekonomi sekaligus memetakan potensi yang dimiliki setiap daerah.
Dalam pelaksanaannya, pendataan Sensus Ekonomi tidak hanya menyasar pelaku usaha perdagangan atau perusahaan. Satuan pendidikan seperti madrasah dan sekolah juga menjadi bagian dari objek pendataan.
Sekolah dan madrasah didata karena aktivitasnya dikategorikan sebagai kegiatan ekonomi pada sektor jasa pendidikan. Dalam Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI), jasa pendidikan termasuk dalam Kategori Q.
Meski bergerak di bidang pendidikan, sekolah memiliki aktivitas ekonomi yang nyata, seperti mempekerjakan tenaga pendidik dan kependidikan, mengelola keuangan, serta menggunakan berbagai fasilitas dan sarana penunjang kegiatan operasional.
Karena itu, pendataan terhadap satuan pendidikan diperlukan agar BPS memperoleh gambaran yang lebih menyeluruh mengenai aktivitas ekonomi di berbagai sektor.
Pelaksanaan sensus ini sepenuhnya berada di bawah naungan Badan Pusat Statistik (BPS), bukan merupakan kegiatan pendataan dari dinas atau instansi pemerintah daerah lainnya.
Melalui Sensus Ekonomi 2026, diharapkan pemerintah memiliki basis data yang akurat dan komprehensif untuk menentukan arah pembangunan dalam satu dekade ke depan.
Khususnya di Kabupaten Balangan, data tersebut diharapkan dapat mendukung pemerataan peluang dan pengembangan usaha di berbagai sektor, termasuk perdagangan, pertanian, jasa, serta sektor ekonomi lainnya sesuai potensi daerah.
Dengan tersedianya data yang akurat, kebijakan pemerintah diharapkan semakin tepat sasaran, sehingga program pembangunan dan pengembangan ekonomi dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Sensus Ekonomi 2026 pun diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan pendataan, tetapi menjadi pijakan penting dalam membaca potensi ekonomi daerah sekaligus menentukan strategi pembangunan yang lebih terarah untuk masa mendatang.



