REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan GERMAS mengimbau masyarakat untuk senantiasa menjaga kesehatan serta melindungi diri dari bahaya kabut asap yang dipicu oleh kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Langkah antisipasi itu dinilai sangat penting demi mengantisipasi potensi timbulnya berbagai gangguan kesehatan akibat paparan polusi udara.


Dalam imbauan resmi, Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru menekankan pentingnya disiplin menjalankan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta membatasi atau mengurangi aktivitas di luar rumah.
Pun, jika terpaksa beraktivitas di luar ruangan, penggunaan masker sangat dianjurkan untuk menyaring partikel berbahaya.
Selain itu, masyarakat Banjarbaru diminta menutup celah-celah rumah menggunakan kain basah guna meminimalkan masuknya asap ke dalam hunian.
Perlindungan daya tahan tubuh dari dalam juga menjadi fokus utama.
Masyarakat diimbau meningkatkan konsumsi air putih, memperbanyak asupan buah dan sayur, serta memastikan bahan makanan dicuci bersih dan dimasak dengan baik sebelum dikonsumsi.
Untuk menjaga kualitas udara di lingkungan sekitar, warga diingatkan tidak memperburuk kondisi paparan asap dengan merokok.
Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru turut menegaskan warga yang mengalami kesulitan bernapas atau gangguan kesehatan lainnya segera mendatangi sarana pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis sedini mungkin.
Langkah-langkah pencegahan itu diharapkan dapat membantu masyarakat bernapas lebih sehat dan terlindungi di tengah ancaman kabut asap.



