REDAKSI8.COM, BANJARMASIN — Keterbatasan waktu latihan ternyata bukan penghalang untuk menorehkan prestasi gemilang.
Berbekal persiapan khusus yang hanya berlangsung selama tujuh kali pertemuan, lima penari muda dari Sanggar Kamilau Intan sukses menyabet gelar Juara 1 dalam ajang pencarian bakat Jumpa Got Talent yang berlangsung di Jumpa Square KCM Banjarmasin.


Dalam kompetisi ketat yang diikuti sekitar 54 peserta dengan pelbagai latar belakang talenta tersebut, karya tari bertajuk ‘Simfoni Nusantara’ berhasil menyihir penonton dan dewan juri.
Kelima penari muda Sheza Humaira Reznuary, Zhafirah Afiqah Putri, Mikhaila Adiba, Chelsea Yasmin Milena, dan Bilqis Azzahra tampil memukau lewat harmoni gerak, kedalaman ekspresi, serta kreativitas yang mengusung semangat keberagaman budaya Indonesia.
Rahasia di balik solidnya penampilan mereka di panggung rupanya terletak pada kedisiplinan dan pembinaan yang berkelanjutan.
Walau persiapan khusus untuk perlombaan tergolong amat singkat, kelima penari tersebut sudah terbiasa menempa diri dalam agenda latihan rutin sanggar setiap pekannya.
Kedisiplinan inilah yang membentuk penguasaan teknik, kekompakan, hingga kesiapan mental bertanding secara alami.
“Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan bagi kami. Waktu persiapan khusus memang cukup singkat, hanya tujuh kali pertemuan. Namun, anak-anak sudah terbiasa mengikuti latihan rutin sanggar setiap minggu. Konsistensi dan semangat mereka akhirnya membuahkan hasil yang sangat membanggakan,” begitu kata pelatih Sanggar Kamilau Intan, Toni.
Bagi sang pelatih, kemenangan itu tidak sekadar berfokus pada piala yang diboyong pulang, melainkan menjadi sarana edukasi karakter bagi anak-anak asuhnya mengenai arti penting sebuah proses, kerja sama tim, serta keberanian dalam berkarya.
Nada apresiasi senada turut disampaikan oleh Pimpinan Sanggar Kamilau Intan, Rhony Arifin.
Ujarnya, pembinaan seni secara terstruktur dan konsisten akan selalu membuahkan hasil manis, bahkan saat dipertemukan dengan tantangan tenggat waktu yang ketat.
“Yang paling penting dari prestasi ini adalah prosesnya. Anak-anak belajar bahwa sebuah pencapaian tidak hadir secara instan. Ada latihan, kedisiplinan, kekompakan, keberanian, dan kemauan untuk terus belajar. Juara 1 ini adalah buah dari semangat mereka untuk berkarya,” tandas Rhony Arifin.



