REDAKSI8.COM, BANJARMASIN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan perempuan muda Kalimantan Selatan. Noor Zaidah berhasil meraih Juara I Pemilihan Wirausaha Muda Berprestasi Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2026, sebuah ajang bergengsi yang diselenggarakan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Selatan di Hotel Rodhita, Banjarmasin, pada 29–31 Juli 2026.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa generasi muda, khususnya perempuan, mampu menunjukkan kapasitasnya tidak hanya di dunia usaha, tetapi juga dalam bidang pendidikan dan kepemimpinan organisasi.

Di tengah kesibukannya mengembangkan bisnis, Noor Zaidah tetap aktif menempuh pendidikan jenjang Magister Manajemen di STIE Pancasetia Banjarbaru sekaligus menjalankan amanah sebagai Ketua Korps PMII Putri (KOPRI) Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Kalimantan Selatan.
Ajang Pemilihan Wirausaha Muda Berprestasi sendiri diikuti perwakilan dari 13 kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan. Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mengikuti serangkaian tahapan seleksi yang ketat, mulai dari verifikasi administrasi, presentasi profil usaha, wawancara bersama dewan juri, hingga penilaian terhadap inovasi bisnis, keberlanjutan usaha, dampak sosial, serta kontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Proses seleksi tersebut dirancang untuk memilih wirausaha muda yang tidak hanya berhasil mengembangkan bisnisnya, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan, kreativitas, kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan zaman, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Noor Zaidah berhasil mencuri perhatian dewan juri melalui usaha Zaidah Florist, bisnis yang bergerak di bidang rangkaian bunga dan dekorasi. Berbekal inovasi serta pemanfaatan teknologi digital, ia mampu mengembangkan usahanya hingga memiliki daya saing di tengah ketatnya persaingan pasar.
Strategi pemasaran melalui media sosial, penguatan identitas merek, hingga pelayanan yang berorientasi pada kepuasan pelanggan menjadi salah satu faktor yang mendukung perkembangan usahanya. Pendekatan tersebut membuktikan bahwa pelaku UMKM lokal memiliki peluang besar untuk tumbuh apabila mampu mengikuti perubahan perilaku konsumen di era digital.

Dalam sambutannya saat membuka kegiatan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan, Pebriadin Hapiz, S.AP., M.Si., menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam membangun perekonomian daerah melalui inovasi dan kewirausahaan.
Menurutnya, lahirnya wirausaha muda tidak hanya mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat. Ia juga mengapresiasi meningkatnya partisipasi perempuan dalam kompetisi tersebut sebagai indikator semakin besarnya kontribusi perempuan dalam dunia usaha.
Fenomena tersebut sejalan dengan data pemerintah yang menunjukkan sekitar 64,5 persen pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia merupakan perempuan. Sementara pada ajang Pemilihan Wirausaha Muda Berprestasi tahun ini, hampir 55 persen peserta berasal dari kalangan perempuan.
Data tersebut menunjukkan bahwa perempuan kini semakin mengambil peran penting sebagai penggerak ekonomi, tidak hanya dalam lingkup keluarga, tetapi juga sebagai pelaku usaha yang mampu menciptakan inovasi, membuka lapangan kerja, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Bagi Noor Zaidah, penghargaan ini bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan menjadi motivasi untuk terus belajar, mengembangkan usaha, serta memberikan inspirasi kepada generasi muda agar berani memulai bisnis sejak dini.
Keberhasilannya membagi waktu antara dunia pendidikan, organisasi, dan kewirausahaan menunjukkan bahwa prestasi dapat diraih melalui kerja keras, disiplin, serta kemauan untuk terus berkembang. Sosoknya menjadi gambaran nyata bahwa perempuan muda Banua mampu tampil sebagai pemimpin, inovator, sekaligus pengusaha yang berdaya saing.
Prestasi yang diraih Noor Zaidah diharapkan mampu mendorong lahirnya lebih banyak wirausaha muda di Kalimantan Selatan yang berani memanfaatkan peluang, beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta menghadirkan usaha yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat luas.
Keberhasilan ini sekaligus menegaskan bahwa usia muda bukanlah penghalang untuk menciptakan karya dan prestasi. Dengan semangat pantang menyerah, inovasi, dan kepemimpinan yang kuat, Noor Zaidah membuktikan bahwa perempuan muda Kalimantan Selatan mampu menjadi agen perubahan sekaligus motor penggerak pembangunan ekonomi daerah menuju masa depan yang lebih maju dan berdaya saing.



