REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Masyarakat kini dapat menukarkan sampah dengan sembako melalui program Rimba Mart sekaligus Kegiatan Pasar Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) dan Pameran Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) yang resmi dibuka Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) di Taman Hutan Hujan Tropis Indonesia (TH2TI), Komplek Perkantoran Pemprov Kalsel, Kamis (30/7/26).
Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin mengatakan, program tersebut dibuka untuk masyarakat dan diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan, bukan hanya saat pelaksanaan seremoni saja.

“Hari ini kita melaksanakan kegiatan tukar sampah dengan sembako. Mulai hari ini dibuka. Jangan sampai dibuka hari ini, sorenya sudah selesai. Artinya program ini harus terus berjalan,” ujarnya, Kamis (30/7/26).
Menurutnya, upaya mengajak masyarakat peduli terhadap pengelolaan sampah harus diiringi dengan pembenahan di lingkungan perkantoran Pemerintah.
“Jangan sampai kita menggaungkan sampah ditukar dengan sembako, tetapi lingkungan kantor kita masih ada sampah. Ini yang harus menjadi prioritas,” tegasnya.
Selain itu, ia juga meminta kawasan perkantoran Pemprov Kalsel ditanami lebih banyak pohon yang memiliki manfaat bagi masyarakat, seperti tanaman buah.
“Coba diganti dengan pepohonan yang bermanfaat bagi masyarakat. Ada durian, mangga, manggis, langsat, kasturi dan tanaman lainnya yang bisa dimanfaatkan,” tuntasnya.



