REDAKSI8.COM, BANDAR LAMPUNG – Sebanyak 903 lulusan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) resmi dikukuhkan dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Periode II Tahun 2026 di Gedung Serba Guna (GSG) KH Ahmad Hanafiah, Kamis (2/7/2026). Di hadapan ratusan wisudawan, Rektor UIN RIL Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D. menyampaikan pesan yang berbeda dari sekadar ucapan selamat. Ia mengajak para lulusan menjadikan ilmu sebagai jalan untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menjawab berbagai persoalan kemanusiaan.
Menurut Rektor, tantangan terbesar yang dihadapi dunia saat ini bukan hanya perkembangan teknologi, tetapi juga ancaman krisis iklim, pemanasan global, dan menurunnya kualitas lingkungan hidup. Karena itu, lulusan perguruan tinggi dituntut tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap keberlangsungan bumi.

“Melalui ilmu yang saudara miliki, ciptakan inovasi yang ramah lingkungan, edukasi masyarakat untuk hidup selaras dengan alam, dan suarakan keadilan lingkungan demi masa depan kemanusiaan,” tegasnya.
Prof. Wan Jamaluddin menjelaskan, komitmen UIN Raden Intan Lampung terhadap isu lingkungan telah diwujudkan melalui konsep Green Campus yang mengantarkan kampus ini menjadi salah satu perguruan tinggi hijau terbaik di Indonesia dengan menempati peringkat 59 dunia versi UI GreenMetric.
Namun, ia menegaskan bahwa Green Campus bukan sekadar menghadirkan ruang terbuka hijau atau mengurangi penggunaan plastik. Lebih dari itu, konsep tersebut merupakan implementasi nilai ekoteologi, salah satu program prioritas Kementerian Agama, yang menempatkan manusia sebagai khalifatullah fil ardh atau pemimpin di bumi yang berkewajiban menjaga dan memakmurkan alam semesta.
“Menjaga lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual. Ilmu pengetahuan harus menjadi solusi bagi keberlanjutan kehidupan,” ujarnya.
Secara khusus, Rektor juga menyampaikan pesan kepada para lulusan Program Pascasarjana, Magister, dan Doktor agar mampu menghadirkan gagasan-gagasan strategis yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Ia menekankan bahwa gelar akademik yang disandang harus tercermin dalam kemampuan berpikir kritis, menghasilkan kebijakan berbasis data ilmiah, serta menunjukkan kepemimpinan intelektual yang rendah hati.
“Gelar Magister dan Doktor harus tercermin dari kedalaman analisis, kearifan dalam mengambil keputusan, serta kerendahan hati menerima kebenaran. Jadilah produsen ilmu pengetahuan dan lentera bagi organisasi maupun masyarakat,” pesannya.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga menegaskan komitmen UIN Raden Intan Lampung untuk terus memperkuat reputasi sebagai perguruan tinggi berkelas dunia. Langkah tersebut dilakukan melalui perluasan kerja sama internasional, peningkatan kualitas riset bereputasi, serta penguatan daya saing lulusan agar mampu bersaing di tingkat global.
Wisuda Periode II Tahun 2026 diikuti 903 lulusan yang dikukuhkan dalam dua sesi. Sebanyak 500 wisudawan mengikuti prosesi pada sesi pagi, sementara sisanya menjalani wisuda pada sesi siang. Sidang Senat Terbuka dipimpin oleh Ketua Senat UIN RIL Prof. Dr. Idham Kholid, M.A.
Prosesi wisuda kali ini tidak hanya menjadi penanda berakhirnya perjalanan akademik para lulusan, tetapi juga menjadi momentum untuk menegaskan bahwa lulusan UIN Raden Intan Lampung diharapkan hadir sebagai agen perubahan—mengintegrasikan ilmu pengetahuan, nilai-nilai keislaman, dan kepedulian terhadap lingkungan demi mewujudkan masa depan yang lebih berkelanjutan.



