REDAKSI8.COM – Universitas Lambung Mangkurat mengadakan pembukaan workshop penyusunan data dan informasi tentang manfaat dana desa di Kabupaten Banjar, di Hotel Greand Dafam Syariah Q-mall Banjarbaru, Senin (03/12/2018). Bekerjasama dengan badan penelitian dan pengembangan Pendidikan dan Pelatihan dan informasi kemendes PDTT, yang dibuka Bupati Banjar, diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Zainuddin.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Zainuddin, menyampaikan sambutan Bupati Banjar H Khalilurrahman, kami atas nama Pemerintah Kabupaten Banjar sangat mengapresiasi acara workshop penyusunan data dan informasi tentang manfaat dana desa di Kabupaten Banjar.
Pada hari ini kegiatan workshop merupakan sebuah langkah positif bagi kita untuk menambah wawasan, pengetahuan, saling bertukar pengalaman, shering beragam masalah yang sering dihadapi sekaligus mencari solusinya.
“Perlu saya sampaikan ada tiga aspek yang perlu ditekankan dalam konteks pemerintahan yang dijalankan oleh Camat, Lurah dan para kepala desa. Yang berperan penting dalam pembangunan daerah yaitu toleransi, peningkatan pelayanan masyarakat dan mencintai rakyat sipil,”ungkapnya.
“Salah satu peningkatan pelayanan bisa dilakukan dengan memanfaatkan dana desa. Kita ketahui bersama bahwa penyusunan data dan informasi tentang manfaat Dana Desa ini merupakan hal yang sangat penting terutama dalam rangka meningkatkan data dan informasi yang nantinya dapat dipergunakan sebagai informasi tentang perkembangan status desa dan dampak pemanfaatan dana desa,”katanya.
Tentunya terkait dengan perkembangan desa, bidang pembangunan desa, lembaga ekonomi desa, inovasi dalam meningkatkan pemanfaatan dana desa dan rekomendasi penggunaan inovasi pembangunan desa dalam meningkatkan Efisiensi dan efektivitas Dana Desa khususnya di kabupaten Banjar.
Harapan besar saya bisa memperoleh ilmu yang bermanfaat dan mengamalkan dengan sebaik-baiknya. Selamat mengikuti workshop Semoga berjalan baik dan lancar.
Wakil Rektor Universitas Lambung Mangkurat H Yudi Firmanul Arifin, menambahkan tujuannya adalah kita ingin mencari penyelesaian berbagai permasalahan dengan pemanfaatan dana desa.
Seperti kita ketahui dana desa setiap tahun diberikan kepada desa-desa di seluruh Indonesia yang kita ketahui jumlahnya pun sangat besar dan itu penggunaannya perlu dievaluasi sejauh mana pemanfaatan nya bisa betul-betul mensejahterakan rakyat,” Katanya.
Kementerian Desa Daerah Tertinggal dan Transmigrasi bekerja sama Universitas Lambung Mangkurat untuk membentuk suatu tim dalam rangka mengevaluasi pemanfaatan dana desa jadi ada berapa step yang dilakukan pertama melakukan pengumpulan data ke desa-desa terpilih desa-desa terpilih ini, Kemudian setelah pengumpulan data minta masukan dari stakeholder lainnya juga perangkat desa berkaitan dengan dari dana desa ini dan mengklarifikasi berbagai hal yang berkaitan data yang telah dikumpul.
Kemudian ini step terakhir dalam kegiatan ini adalah workshop, workshop ini sebenarnya mengambilnya general seluruh desa-desa yang terpilih tadi kemudian pemerintah daerah khususnya Pemerintah Daerah Kabupaten Banjar itu diundang dan juga stakeholder yang terlibat dari dinas terkait Provinsi dan Kabupaten, BPKP, perbankan, dosen-dosen. Kita harapkan semua permasalahan yang berkaitan dengan bagaimana meningkatkan manfaat dana desa ini bisa terselesaikan,” Tambahnya.



