REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru terus memperkuat sektor kesehatan sebagai salah satu fondasi utama dalam mewujudkan visi Banjarbaru Emas (Elok, Maju, Adil, dan Sejahtera). Melalui program Ambulans Layanan Cepat Tanggap, masyarakat kini dapat memperoleh akses pelayanan kesehatan yang lebih cepat, mudah, dan merata, sekaligus mendukung upaya percepatan penurunan angka stunting di daerah.
Program ini tidak hanya berfungsi sebagai layanan penanganan keadaan darurat, tetapi juga menjadi bagian penting dari strategi pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak. Kehadiran ambulans yang siaga selama 24 jam memberikan jaminan bahwa masyarakat dapat memperoleh pertolongan medis kapan saja saat dibutuhkan.


Warga yang mengalami kondisi darurat kesehatan cukup menghubungi layanan kesehatan terdekat, dan petugas akan segera menuju lokasi untuk memberikan pertolongan awal maupun melakukan rujukan ke rumah sakit atau puskesmas. Sistem layanan cepat tanggap ini menjadi solusi bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan medis segera, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan akses transportasi.
Program tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Banjarbaru dalam membangun sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas. Sebab, kesehatan masyarakat merupakan faktor penting yang menentukan keberhasilan pembangunan di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga kesejahteraan sosial.
Salah satu fokus utama layanan kesehatan di Banjarbaru adalah percepatan pencegahan stunting. Pemerintah menyadari bahwa stunting bukan hanya persoalan kurang gizi, tetapi juga berkaitan dengan akses layanan kesehatan yang memadai sejak masa kehamilan hingga anak berusia balita.
Melalui Ambulans Layanan Cepat Tanggap, ibu hamil yang memiliki risiko tinggi dapat segera memperoleh pemeriksaan dan penanganan medis. Begitu pula bayi dan balita yang mengalami gangguan kesehatan dapat lebih cepat dirujuk ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk mendapatkan perawatan yang tepat.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya memastikan setiap anak memperoleh kesempatan tumbuh dan berkembang secara optimal. Dengan pelayanan kesehatan yang cepat dan mudah dijangkau, risiko komplikasi kesehatan pada ibu dan anak dapat diminimalkan sehingga mendukung lahirnya generasi yang lebih sehat.

Pencegahan stunting sendiri dilakukan melalui berbagai intervensi, seperti pemenuhan gizi seimbang, pemeriksaan kesehatan rutin, imunisasi lengkap, edukasi pola asuh, hingga pemantauan tumbuh kembang anak secara berkala. Kehadiran ambulans menjadi pendukung penting agar seluruh layanan tersebut dapat diakses masyarakat tanpa hambatan.
Selain layanan ambulans gratis, Pemerintah Kota Banjarbaru juga menjalankan berbagai program kesehatan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Upaya tersebut antara lain melalui percepatan vaksinasi HPV, program satu juta vaksin KORPRI, serta skrining kesehatan secara intensif untuk penyakit Tuberkulosis (TBC), HIV, dan Hepatitis.
Pemerintah juga terus meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu melalui penerapan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang bertujuan memastikan masyarakat memperoleh layanan kesehatan dasar secara optimal. Di sisi lain, program pencegahan stunting diperkuat melalui pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil dan anak yang membutuhkan dukungan gizi.
Berbagai program tersebut menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan di Banjarbaru tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga mengedepankan langkah promotif dan preventif. Dengan kata lain, pemerintah berupaya mencegah masyarakat jatuh sakit sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga secara menyeluruh.
Komitmen Pemerintah Kota Banjarbaru dalam membangun sistem kesehatan yang kuat dan berkelanjutan mendapat apresiasi di tingkat nasional. Pada tahun 2025, Banjarbaru berhasil meraih penghargaan Kota Sehat kategori Swasti Saba Wistara dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Penghargaan tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan Banjarbaru dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, nyaman, dan mendukung kesejahteraan masyarakat. Capaian ini juga mencerminkan sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, serta partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kesehatan lingkungan dan keluarga.
Melalui Ambulans Layanan Cepat Tanggap dan berbagai program kesehatan lainnya, Pemerintah Kota Banjarbaru berharap kualitas kesehatan masyarakat terus meningkat. Dengan akses pelayanan yang semakin cepat, pemerataan layanan kesehatan yang lebih baik, serta upaya pencegahan stunting yang berkelanjutan, Banjarbaru optimistis dapat mencetak generasi yang sehat, cerdas, produktif, dan mampu menjadi penggerak pembangunan daerah di masa depan.
Program ini menjadi bukti bahwa pembangunan tidak hanya diukur dari kemajuan fisik dan infrastruktur, tetapi juga dari kemampuan menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat. Banjarbaru pun terus melangkah menuju kota yang semakin maju, sehat, dan sejahtera sesuai semangat Banjarbaru Emas.



