REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Genap satu tahun memimpin Kota Banjarbaru, pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarbaru, Lisa-Wartono, berhasil menorehkan sederet prestasi membanggakan. Dalam kurun waktu satu tahun kepemimpinan, Pemerintah Kota Banjarbaru berhasil meraih sedikitnya 12 penghargaan tingkat provinsi dan nasional di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kesehatan, pelayanan publik, infrastruktur, hingga tata kelola pemerintahan.
Capaian tersebut menjadi indikator bahwa berbagai program pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kota Banjarbaru mulai menunjukkan hasil nyata dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.


Di bidang pendidikan, Pemerintah Kota Banjarbaru memperoleh Penghargaan dari Perkumpulan Guru Madrasah (PGM Award) 2025. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan pendidikan madrasah, peningkatan kualitas guru, serta perhatian terhadap dunia pendidikan berbasis keagamaan.
Masih di sektor pendidikan, Banjarbaru juga menerima Piagam Apresiasi Terbaik I atas Capaian Rata-Rata Lama Sekolah (RLS). Penghargaan ini menunjukkan keberhasilan pemerintah daerah dalam meningkatkan akses dan kualitas pendidikan masyarakat sehingga angka lama sekolah penduduk terus mengalami peningkatan.
Selain itu, Kota Banjarbaru juga berhasil meraih Piagam Apresiasi Terbaik atas Capaian Standar Pelayanan Minimum (SPM) Pendidikan se-Kalimantan Selatan Tahun 2025. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa pelayanan dasar bidang pendidikan di Banjarbaru telah berjalan sesuai standar yang ditetapkan pemerintah, mulai dari akses pendidikan hingga pemenuhan sarana dan prasarana belajar.
Pada sektor kesehatan dan perlindungan anak, Banjarbaru kembali mencatat prestasi membanggakan. Puskesmas Rawat Inap Cempaka berhasil meraih Terbaik I Penilaian Pelayanan Ramah Anak (PRA). Penghargaan ini diberikan karena pelayanan kesehatan di puskesmas tersebut dinilai mampu memberikan kenyamanan, keamanan, serta perlindungan maksimal bagi anak-anak yang mendapatkan layanan kesehatan.
Komitmen pemerintah dalam memenuhi hak-hak anak juga mengantarkan Banjarbaru meraih Predikat Madya Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) Tahun 2025. Predikat ini diberikan kepada daerah yang dinilai berhasil membangun sistem pembangunan berbasis hak anak, mulai dari pemenuhan hak sipil, pendidikan, kesehatan, hingga perlindungan khusus bagi anak.
Di bidang kesehatan masyarakat, Kota Banjarbaru kembali memperoleh pengakuan nasional melalui Predikat Kota Sehat kategori Swasti Saba Wiwerda Tahun 2025 dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Penghargaan tersebut menunjukkan keberhasilan pemerintah dalam mewujudkan lingkungan yang sehat, aman, nyaman, dan mendukung kualitas hidup masyarakat.
Tak hanya itu, Banjarbaru juga meraih Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 Kategori Madya. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan pemerintah daerah dalam memastikan sebagian besar masyarakat telah mendapatkan perlindungan jaminan kesehatan dan memiliki akses terhadap pelayanan kesehatan yang memadai.
Di bidang infrastruktur, Pemerintah Kota Banjarbaru menerima Sutami Award 2025 dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia. Penghargaan bergengsi ini menjadi pengakuan atas komitmen pemerintah daerah dalam pembangunan dan pengelolaan infrastruktur yang berkelanjutan, berkualitas, dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Pada aspek tata kelola pemerintahan dan keuangan daerah, Banjarbaru berhasil meraih Penghargaan Terbaik II Kinerja Penyerapan Transfer ke Daerah (TKD) Tertinggi Tahun Anggaran 2025. Penghargaan ini menunjukkan kemampuan pemerintah daerah dalam mengelola dan memanfaatkan anggaran transfer dari pemerintah pusat secara optimal untuk mendukung pelaksanaan pembangunan dan pelayanan publik.
Prestasi juga diraih pada sektor reformasi birokrasi. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Banjarbaru menerima Predikat Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBK/WBBM) pada ajang SAKIP dan ZI Award Tahun 2025. Predikat tersebut mencerminkan komitmen kuat dalam menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan yang profesional, transparan, dan bebas dari praktik korupsi.
Di bidang pemberdayaan informasi masyarakat, Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Tangguh Mentaos berhasil meraih penghargaan sebagai KIM Terkreatif pada Festival dan Kompetisi KIM Tahun 2025. Prestasi ini menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat Banjarbaru dalam mengembangkan literasi informasi dan memanfaatkan teknologi komunikasi untuk mendukung pembangunan daerah.
Sementara itu, kepemimpinan Wali Kota Banjarbaru, Lisa Halaby, juga mendapat apresiasi melalui Antasari Award 2026 kategori “Wali Kota Perempuan Inspiratif”. Penghargaan ini diberikan atas dedikasi, inovasi, serta kepemimpinan perempuan yang dinilai mampu mendorong pembangunan daerah dan memberikan inspirasi bagi masyarakat.
Deretan penghargaan yang diraih dalam satu tahun kepemimpinan Lisa-Wartono menjadi bukti bahwa pembangunan di Kota Banjarbaru tidak hanya berorientasi pada pencapaian administratif, tetapi juga pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah Kota Banjarbaru berharap berbagai prestasi tersebut dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, serta menghadirkan pelayanan yang semakin berkualitas demi mewujudkan Banjarbaru sebagai ibu kota provinsi yang maju, inklusif, dan berdaya saing.



