REDAKSI8.COM, BALANGAN – Suasana khidmat dan penuh semangat menyelimuti Lapangan Sepak Bola Desa Sirap, Kecamatan Juai, Kabupaten Balangan, Sabtu (13/6/2026) malam. Sekitar 1.500 jamaah dari berbagai wilayah di Kabupaten Balangan dan sekitarnya memadati lokasi pelaksanaan Tabligh Akbar dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.
Tidak hanya memenuhi lapangan, ribuan jamaah juga memadati halaman dan rumah-rumah warga di sekitar lokasi acara. Antusiasme masyarakat menunjukkan tingginya semangat umat Islam dalam menyambut pergantian tahun Hijriah sebagai momentum memperbaiki diri dan memperkuat nilai-nilai keagamaan.

Kegiatan yang digelar Pemerintah Desa Sirap ini mengusung tema “Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Beriman dan Bertaqwa di Tahun Baru Islam”. Tema tersebut mengajak masyarakat untuk menjadikan Tahun Baru Islam bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan sebagai waktu yang tepat untuk melakukan introspeksi diri dan berhijrah menuju kehidupan yang lebih baik.
Acara berlangsung meriah namun tetap sarat nuansa religius. Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Qori Juara I Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kabupaten Balangan Tahun 2025, Za’in Jamaludin, yang membuat suasana semakin khusyuk. Selanjutnya, para jamaah dihibur dengan lantunan syair dan sholawat Islami yang dibawakan oleh Munsyid Muhibbin 232.
Tabligh Akbar tersebut juga menghadirkan penceramah dari Jakarta, Habib Rifky Alaydrus, yang dikenal aktif menyampaikan dakwah dan syiar Islam di berbagai daerah. Kehadiran Habib Rifky menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang ingin mendapatkan siraman rohani dan motivasi dalam menyambut tahun baru Hijriah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Balangan H Akhmad Fauzi, para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta unsur pemerintah daerah dan perangkat desa setempat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Balangan H Akhmad Fauzi mengajak seluruh masyarakat untuk menyambut Tahun Baru Islam dengan memperbanyak kebaikan yang dibarengi dengan peningkatan ilmu pengetahuan dan amal ibadah.
“Tahun Baru Islam harus menjadi momentum untuk memperbaharui ilmu dan meningkatkan amal. Dengan ilmu yang baik dan amal yang baik, kita akan mampu menjadi pribadi yang lebih bermanfaat bagi masyarakat dan daerah,” ujarnya.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Balangan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, baik dari sisi intelektual maupun spiritual. Salah satu upaya yang terus dijalankan adalah Program Beasiswa 1.000 Sarjana yang ditujukan untuk memberikan kesempatan pendidikan tinggi kepada generasi muda Balangan.
“Walaupun pelaksanaannya belum bisa maksimal, pemerintah daerah terus berupaya memfasilitasi masyarakat melalui program 1.000 Sarjana. Selain itu, pemerintah juga memberikan dukungan terhadap pengembangan pendidikan spiritual melalui program beasiswa bagi santri yang belajar di Tarim dan berbagai pondok pesantren lainnya,” jelasnya.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan intelektual semata, tetapi juga harus diimbangi dengan kekuatan spiritual. Oleh karena itu, keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan pendidikan agama menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
Di bidang sosial dan ekonomi, Wakil Bupati juga mengingatkan masyarakat mengenai program asuransi kematian yang telah disiapkan pemerintah daerah. Ia mengimbau warga yang belum terdaftar agar segera berkoordinasi dengan kepala desa masing-masing.
“Kami menyadari masih banyak kekurangan dalam pelaksanaan program-program pemerintah. Karena itu, kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan berbagai program yang telah disediakan, baik di bidang pendidikan, sosial, maupun keagamaan,” katanya.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, Habib Rifky Alaydrus mengajak seluruh jamaah menjadikan momentum Tahun Baru Hijriah sebagai sarana introspeksi dan evaluasi diri.
“Dengan semangat Tahun Baru Hijriah, kita harus semakin bersemangat membangun daerah dan memperbaiki diri. Yang buruk harus dibenahi, yang kurang baik harus diperbaiki,” tutur Habib Rifky di hadapan ribuan jamaah.
Ia menjelaskan bahwa bulan Muharram menyimpan banyak peristiwa penting dalam sejarah Islam yang sarat dengan pelajaran dan hikmah bagi umat manusia. Karena itu, Muharram seharusnya menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.
“Jangan biarkan pergantian tahun hanya berlalu begitu saja. Muharram adalah waktu untuk mengambil pelajaran, memperkuat keimanan, memperbanyak ibadah, serta meningkatkan kepedulian kepada sesama,” pesannya.
Pemerintah Desa Sirap berharap Tabligh Akbar ini tidak hanya menjadi agenda tahunan dalam memperingati Tahun Baru Islam, tetapi juga mampu mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat dan membangkitkan semangat bersama untuk terus berhijrah menuju kehidupan yang lebih beriman, bertaqwa, serta berkontribusi dalam pembangunan daerah.



