Sabtu, 1 Agustus 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

Gempa M7,7 Guncang Laut Sulawesi, Peringatan Dini Tsunami Dikeluarkan untuk Lima Wilayah Pesisir

Ramadhani MTD. by Ramadhani MTD.
8 Juni 2026
A A
Gempa Awal Tahun 2024 di Poso

Ilustrasi : gempa dengan kekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Sulawesi Utara hingga Maluku Utara, Senin (8/6). Foto : Dok. Redaksi8.com.

Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

REDAKSI8.COM, SULTRA — Warga di sejumlah wilayah Sulawesi dan sekitarnya dikagetkan oleh guncangan kuat gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang terjadi di Laut Sulawesi, Senin pagi (8/6/2026) pukul 06.37 WIB.

Gempa tektonik itu memicu kepanikan, terutama di wilayah Gorontalo.

Banyak warga dilaporkan berhamburan keluar dari rumah dan gedung untuk menyelamatkan diri, berkumpul di area terbuka guna mengantisipasi gempa susulan.

Laporan dari lapangan yang didukung oleh video-video yang beredar di media sosial menunjukkan kepanikan sesaat setelah gempa terjadi.

LihatJuga :

Kecelakaan Maut Truk Tangki BBM dan Rombongan Mahasiswa KKN di Mantewe, 7 Orang Meninggal Dunia

MTQ XLIX Kabupaten Banjar Resmi Dibuka, 725 Kafilah Siap Berlomba, Syiar Islam dan Ekonomi Kerakyatan Berjalan Beriringan

Mahasiswa KKN ULM Edukasi Pengelolaan Sampah di Desa Gunung Antasari, Libatkan Sekolah hingga Warga

Listrik Padam Bergilir di Kalsel-Teng, Ini Penyebabnya

Warga tampak berbondong-bondong meninggalkan bangunan dan berkumpul di jalan-jalan, serta area terbuka di Gorontalo.

Kekuatan gempa yang cukup besar itu dirasakan cukup kuat di berbagai wilayah, menyebabkan kekhawatiran di tengah masyarakat yang baru memulai aktivitas pagi.

Berdasarkan data yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa atau episentrum gempa M7,7 itu terletak pada koordinat 5,69 LU dan 125,05 BT, atau tepatnya berada di laut pada jarak sekitar 236 kilometer barat laut Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.

Hiposentrum gempa tercatat berada pada kedalaman menengah, yakni 105 kilometer di bawah permukaan laut.

Menanggapi besarnya kekuatan gempa tersebut, BMKG segera mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk sejumlah wilayah pesisir. Wilayah-wilayah yang masuk dalam status waspada atau siaga tsunami meliputi pesisir Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, dan sebagian Kalimantan Timur.

Langkah itu diambil sebagai tindakan preventif untuk menghindari potensi jatuhnya korban jiwa.

BMKG mengimbau masyarakat di wilayah pesisir yang termasuk dalam area peringatan dini tsunami untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Selain itu, masyarakat diminta untuk terus mengikuti arahan resmi dari otoritas terkait, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi dari pemerintah maupun pihak kepolisian mengenai adanya korban jiwa, luka-luka, maupun kerusakan bangunan yang berarti akibat gempa tersebut.

Otoritas terkait masih terus melakukan upaya pemantauan dan pendataan di lapangan untuk memastikan dampak dari peristiwa ini.

Namun, mengingat besarnya kekuatan gempa, potensi adanya kerusakan bangunan dan fasilitas umum masih belum bisa dikesampingkan.

Masyarakat diharapkan untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan yang mungkin terjadi.

Pihak BMKG juga terus melakukan analisis dan pembaruan informasi secara berkala mengenai perkembangan situasi pasca gempa bumi M7,7 di Laut Sulawesi ini.

Kebijakan untuk tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari sumber-sumber terpercaya sangat ditekankan kepada seluruh masyarakat di wilayah terdampak.

Share26Tweet16Send

Related Posts

Dinkes Kalsel Sebut Karhutla Picu Lonjakan ISPA Dua Kali Lipat

Dinkes Kalsel Sebut Karhutla Picu Lonjakan ISPA Dua Kali Lipat

by Irma Dahliana
30 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mencatat sebanyak 7.975 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) sepanjang...

30 Hektare Terdampak Akibat Karhutla di Ujung Jalan Golf Meluas, BPBD Kalsel Kerahkan Water Bombing

30 Hektare Terdampak Akibat Karhutla di Ujung Jalan Golf Meluas, BPBD Kalsel Kerahkan Water Bombing

by Irma Dahliana
29 Juli 2026

REDAKSI8.COM, KALSEL - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Selatan (Kalsel) mengerahkan berbagai unsur gabungan untuk mengendalikan kebakaran hutan dan...

DPKP Kalsel Siapkan Mitigasi Hadapi Kemarau, Ribuan Hektare Sawah Mulai Terdampak Kekeringan

DPKP Kalsel Siapkan Mitigasi Hadapi Kemarau, Ribuan Hektare Sawah Mulai Terdampak Kekeringan

by Irma Dahliana
29 Juli 2026

REDAKSI8.COM, KALSEL - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) memperkuat langkah mitigasi menghadapi puncak musim kemarau...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In