REDAKSI8.COM, BANJAR – Kegiatan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) di Desa Gunung Ulin, Kecamatan Mataraman, kembali berlangsung dengan penuh antusiasme masyarakat. Bertempat di Gedung Posyandu Desa Gunung Ulin, Sabtu (9/5/2026) pagi, kegiatan rutin bulanan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat layanan kesehatan dasar yang lebih terintegrasi, merata, dan berkesinambungan bagi seluruh kelompok usia.
Sejak pagi, warga dari berbagai dusun mulai berdatangan untuk memanfaatkan layanan yang telah dipersiapkan oleh kader Posyandu bersama pemerintah desa. Suasana terlihat tertib dan aktif, dengan kader yang sigap melakukan pendaftaran, pendataan, hingga pengaturan alur pelayanan agar kegiatan berjalan efektif.
Sasaran layanan Posyandu ILP mencakup seluruh siklus kehidupan, mulai dari balita, ibu hamil, ibu menyusui, hingga lansia. Pendekatan ini menjadi bagian dari transformasi layanan kesehatan primer yang tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga pencegahan dan promosi kesehatan.
Pada kelompok balita, layanan yang diberikan meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta pemantauan perkembangan anak secara berkala. Upaya ini menjadi bagian penting dalam deteksi dini risiko stunting. Selain itu, balita juga mendapatkan imunisasi sesuai jadwal sebagai perlindungan terhadap berbagai penyakit menular yang dapat dicegah sejak dini..
Sementara itu, bagi ibu hamil dilakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh, seperti pengukuran tekanan darah, berat badan, serta pemberian tablet tambah darah (TTD). Tenaga kesehatan juga memberikan edukasi mengenai pentingnya pemeriksaan kehamilan secara rutin, pola konsumsi makanan bergizi seimbang, serta kesiapan menghadapi persalinan yang aman dan terencana..
Untuk kelompok lansia, layanan kesehatan difokuskan pada pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, serta konsultasi kesehatan umum. Langkah ini bertujuan untuk mendeteksi secara dini penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes melitus, sehingga dapat segera dilakukan penanganan dan pengendalian risiko kesehatan.
Selain layanan pemeriksaan, kegiatan ini juga diisi dengan penyuluhan kesehatan oleh petugas puskesmas bersama kader Posyandu. Materi yang disampaikan meliputi pentingnya gizi seimbang, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), pencegahan stunting, serta upaya menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari kesehatan keluarga.
Pelaksanaan Posyandu ILP ini merupakan wujud nyata sinergi antara tenaga kesehatan puskesmas, kader Posyandu, dan pemerintah desa. Kolaborasi ini menjadi kunci dalam memastikan layanan kesehatan dasar dapat menjangkau seluruh masyarakat, termasuk di wilayah pedesaan, secara lebih efektif dan berkelanjutan.
Pambakal Desa Gunung Ulin, H. Sunarto, menyampaikan apresiasi atas konsistensi pelaksanaan Posyandu ILP yang dinilai sangat membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat desa. Ia menegaskan bahwa pemerintah desa akan terus memberikan dukungan penuh, baik melalui fasilitas maupun penguatan kapasitas kader.
“Kami sangat mengapresiasi kerja keras para kader dan tenaga kesehatan yang terus hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat. Posyandu ILP ini sangat penting karena menyentuh langsung kebutuhan dasar warga dari balita hingga lansia,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih aktif memanfaatkan layanan Posyandu secara rutin, tidak hanya saat mengalami keluhan kesehatan.
“Harapan kami, masyarakat tidak hanya datang ketika sakit, tetapi menjadikan Posyandu sebagai bagian dari kebutuhan rutin untuk menjaga kesehatan keluarga. Dengan kesadaran bersama, kita bisa mewujudkan Desa Gunung Ulin yang lebih sehat dan sejahtera,” tambahnya.
Dengan pelaksanaan Posyandu ILP yang berjalan rutin dan terstruktur, diharapkan mampu memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan, mempercepat penurunan angka stunting, serta mendorong terwujudnya masyarakat Desa Gunung Ulin yang lebih sehat, mandiri, dan berkualitas.



