REDAKSI8.COM, BANJAR – Kepala Kecamatan Beruntung Baru, Wahidin Noor, menghadiri kegiatan pembinaan penyediaan data manajemen talenta di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjar yang dilaksanakan di Aula Sakura Kantor BKPSDM Kabupaten Banjar, Jumat (8/5/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat sistem pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN) berbasis data yang akurat, terintegrasi, dan berkelanjutan. Melalui pembinaan ini, setiap perangkat daerah diharapkan mampu menyajikan data kepegawaian yang valid sebagai fondasi utama dalam penerapan manajemen talenta di Kabupaten Banjar.
Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan arahan teknis sekaligus pendampingan langsung terkait tata cara penginputan data, pengelolaan basis data kepegawaian, serta mekanisme sinkronisasi antar sistem. Materi tersebut dirancang untuk memastikan seluruh data ASN dapat tersusun secara rapi, konsisten, dan mudah diakses sebagai bagian dari sistem meritokrasi.
Selain itu, kegiatan juga menekankan pentingnya pemanfaatan data dalam pengembangan karier ASN, mulai dari pemetaan kompetensi, identifikasi potensi, hingga penempatan jabatan yang lebih objektif dan sesuai kebutuhan organisasi. Hal ini menjadi langkah strategis dalam mendorong terciptanya birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada kinerja.
Camat Beruntung Baru, Wahidin Noor, menegaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki peran penting dalam memperkuat tata kelola kepegawaian di daerah. Menurutnya, kualitas data menjadi kunci utama dalam membangun sistem manajemen ASN yang transparan dan berbasis merit.
“Melalui kegiatan ini, kami memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai penyediaan data manajemen talenta. Data yang akurat dan terintegrasi akan menjadi dasar penting dalam pengembangan kompetensi dan karier ASN secara objektif, profesional, dan terukur,” ujarnya.
Ia juga menekankan perlunya komitmen bersama seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan koordinasi dalam pengelolaan data kepegawaian. Dengan demikian, implementasi manajemen talenta di Kabupaten Banjar dapat berjalan lebih optimal, konsisten, dan berkelanjutan.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab, sehingga peserta dapat mengklarifikasi berbagai kendala teknis yang dihadapi di lapangan. Melalui pembinaan ini, diharapkan terbangun sinergi yang lebih kuat antar perangkat daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, adaptif, serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Banjar.



