REDAKSI8.COM, BANJAR – Antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di halaman kantor Polres Banjar, Senin (11/5/2026). Kegiatan yang melibatkan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar tersebut dipadati warga sejak pagi untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibanding harga pasaran.
Gerakan Pangan Murah yang diinisiasi Polres Banjar ini menjadi salah satu upaya nyata membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga sejumlah bahan pangan yang belakangan mulai dirasakan warga. Tidak heran, hanya dalam beberapa jam saja, sebagian besar bahan pangan yang dijual langsung habis diserbu pembeli.
Kapolres Banjar AKBP Fadli mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat agar kebutuhan pangan sehari-hari tetap dapat terpenuhi dengan harga yang lebih ringan.
“Melalui kegiatan ini kami ingin membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau, terutama di tengah kondisi harga beberapa kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan,” ujarnya.
Berbagai kebutuhan pokok tersedia dalam kegiatan tersebut, mulai dari beras, minyak goreng, gula pasir, telur, daging ayam, bawang merah, cabai hingga sejumlah komoditas pangan lainnya. Harga yang lebih murah dibanding pasaran membuat masyarakat rela mengantre untuk mendapatkan kebutuhan rumah tangga mereka.
Tidak hanya DKPP Kabupaten Banjar, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kabupaten Banjar, Banjar Jauh, distributor pangan, pelaku UMKM, hingga para penyewa stan yang ikut meramaikan kegiatan tersebut.
Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, Muhammad Hamdani, menjelaskan pihaknya turut menyediakan beras lokal bersubsidi jenis Siam Banjar yang dikemas dalam ukuran empat liter dengan harga Rp40 ribu per kemasan.
“Beras yang kami jual merupakan beras lokal Siam Banjar. Kami menyediakan sekitar 400 liter dan alhamdulillah dalam waktu singkat semuanya habis dibeli masyarakat,” jelas Hamdani.
Menurutnya, tingginya minat warga menunjukkan bahwa masyarakat sangat membutuhkan program pangan murah seperti ini, terutama ketika harga kebutuhan pokok di pasar mulai mengalami kenaikan.
Ia menambahkan, keberadaan Gerakan Pangan Murah bukan hanya membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau, tetapi juga menjadi langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan pengendalian inflasi daerah.
Suasana kegiatan pun berlangsung ramai dan tertib. Warga tampak membawa kantong belanja sendiri sambil memilih kebutuhan pokok yang ingin dibeli. Banyak di antara mereka mengaku sangat terbantu karena harga yang ditawarkan jauh lebih murah dibandingkan harga di pasar tradisional.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat kepolisian, distributor dan pelaku usaha, kegiatan Gerakan Pangan Murah diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna membantu masyarakat sekaligus menjaga kestabilan harga pangan di Kabupaten Banjar.



