REDAKSI8.COM, KALSEL – Keberangkatan jemaah haji Kloter 9 asal Tanah Laut di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin diwarnai suasana haru, saat keluarga mengantar langsung anggota tercinta, khususnya jemaah lansia yang mendapat layanan prioritas sebelum bertolak ke Tanah Suci.
Hari pertama kedatangan para jemaah di asrama dipenuhi momen emosional, ketika keluarga datang memberikan dukungan terakhir.
Salah satunya terlihat dari rombongan Muhammad Fikri dan kakaknya, Kiki Amelia, warga Desa Ketapang, Pelaihari, yang sengaja datang untuk melepas keberangkatan kakek dan nenek mereka.
“Hari ini kami hadir melihat Nini Kai ulun yang mau berangkat haji. Sengaja datang ke sini mendatangi mereka, kebetulan ada teman-teman juga yang berangkat jadi sekalian,” ujar Fikri, Selasa (5/5/26).
Meski memiliki kesibukan, ia memanfaatkan waktu yang ada untuk memberikan semangat langsung kepada keluarganya sebelum keberangkatan.
Di sisi lain, harapan sekaligus kekhawatiran turut dirasakan, mengingat kondisi yang sudah lanjut usia dan masuk kategori prioritas.
“Semoga diberikan kesehatan dan lancar ibadahnya di sana. Kami berharap beliau dipertemukan dengan orang-orang baik, karena di usia yang tidak muda lagi dan tenaga yang terbatas, pasti perlu banyak bantuan. Semoga petugas haji di sana juga selalu sehat agar bisa membantu para jemaah,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenjah Kalsel, Dr. H. Eddy Khairani menambahkan, banyaknya jemaah lansia pada musim haji tahun ini menjadi perhatian serius Pemerintah.
Untuk memastikan pelayanan tetap optimal, maka skema khusus pun disiapkan sejak di embarkasi.
“Untuk layanan lansia masih berjalan di ruang berbeda. Jadi ini ada khusus di Gedung Marwah untuk lansia seperti untuk penerimaannya,” ucapnya.
Bahkan, seluruh kebutuhan administrasi dan perlengkapan jemaah lansia ditangani langsung oleh petugas tanpa harus melalui antrean panjang, sehingga mereka bisa lebih fokus beristirahat sebelum keberangkatan.
Demimian, dengan pola layanan ini, jemaah lansia diharapkan dapat menjalani proses keberangkatan dengan lebih nyaman dan aman, sekaligus menjaga kondisi fisik sebelum menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
“Jadi, semua keperluan mereka akan kami antar ke kamar di Gedung Marwah agar mereka bisa beristirahat lebih maksimal sebelum keberangkatan,” pungkasnya.



