REDAKSI8.COM, BANJAR – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Banjar berlangsung penuh makna, memadukan suasana khidmat dengan semangat kebersamaan. Kegiatan yang digelar pada Senin (4/5/2026) di halaman Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Banjar ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen membangun pendidikan yang lebih berkualitas dan inklusif.
Upacara bendera menjadi pembuka rangkaian kegiatan, diikuti oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran pemerintah daerah, tenaga pendidik, serta para siswa dari berbagai sekolah. Kehadiran lintas elemen ini mencerminkan bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi urusan bersama seluruh lapisan masyarakat.
Bupati Kabupaten Banjar, Saidi Mansyur, bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, ia menegaskan bahwa kunci utama dalam mewujudkan pendidikan bermutu terletak pada kolaborasi yang kuat antara berbagai pihak.
“Keberhasilan pendidikan bermutu untuk semua tidak dapat dicapai oleh pemerintah semata. Diperlukan kolaborasi seluruh elemen bangsa, termasuk keluarga, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya,” ujarnya di hadapan peserta upacara.
Menurutnya, kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan yang baik, tetapi juga oleh kesiapan sumber daya manusia yang menjalankannya. Ia menekankan pentingnya pola pikir yang maju, mental yang tangguh, serta komitmen yang konsisten dari seluruh pihak yang terlibat dalam dunia pendidikan.
Momentum Hardiknas, lanjutnya, harus dimanfaatkan sebagai ajang refleksi sekaligus penguatan tekad untuk terus melakukan perbaikan di sektor pendidikan. Ia berharap, melalui peringatan ini, lahir generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, integritas, dan kepedulian sosial.
“Melalui peringatan ini, kita berharap dapat melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang kuat,” tambahnya.
Tak hanya diisi dengan upacara, peringatan Hardiknas tahun ini juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni dari para siswa, seperti paduan suara dan tari tradisional. Penampilan tersebut tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi bukti bahwa sekolah merupakan ruang berkembangnya kreativitas dan bakat peserta didik.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi, pemerintah daerah juga menyerahkan penghargaan kepada para pemenang lomba pendidikan tingkat kabupaten dan provinsi. Penghargaan ini diberikan kepada siswa, guru, dan sekolah yang telah menunjukkan dedikasi serta capaian membanggakan di bidang pendidikan.
Dalam kesempatan yang sama, kepedulian terhadap akses pendidikan juga ditunjukkan melalui penyaluran bantuan oleh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar yang bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Banjar. Bantuan berupa sepeda, seragam, dan perlengkapan sekolah diberikan kepada siswa yang membutuhkan.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban keluarga sekaligus memotivasi siswa untuk terus semangat dalam menempuh pendidikan. Langkah ini menjadi bukti bahwa pendidikan bermutu juga harus diiringi dengan upaya memastikan akses yang adil bagi seluruh anak.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Hj. Liana Penny, mengapresiasi kelancaran kegiatan serta partisipasi aktif semua pihak yang terlibat. Ia menilai, sinergi yang terbangun dalam peringatan Hardiknas ini menjadi modal penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Banjar.
“Terima kasih atas kehadiran seluruh Forkopimda, stakeholder, dewan guru, dan para siswa. Dengan kolaborasi semua pihak, diharapkan pendidikan bermutu dapat terwujud untuk semua,” ungkapnya.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilakukan penandatanganan plakat peresmian 11 sekolah penerima bantuan revitalisasi oleh Bupati Banjar. Program revitalisasi ini didanai melalui APBD dan APBN Tahun Anggaran 2025, yang difokuskan pada peningkatan sarana dan prasarana pendidikan.
Peresmian ini menjadi simbol nyata komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan lingkungan belajar yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi siswa. Dengan fasilitas yang memadai, diharapkan proses pembelajaran dapat berlangsung lebih optimal dan berkualitas.
Peringatan Hardiknas 2026 di Kabupaten Banjar tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat sinergi, meningkatkan kepedulian, dan meneguhkan komitmen bersama dalam membangun masa depan pendidikan yang lebih baik. Dengan kolaborasi yang solid, harapan mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua bukan lagi sekadar cita-cita, melainkan tujuan yang terus diwujudkan secara nyata.



