REDAKSI8.COM, BANJAR – Sebanyak 360 calon jemaah haji (CJH) kelompok terbang (kloter) 2 asal Kabupaten Banjar mulai memasuki Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin untuk menjalani rangkaian pemeriksaan dan persiapan akhir sebelum diberangkatkan ke Madinah pada Sabtu malam.
Kloter 2 asal Kabupaten Banjar tiba di Asrama Haji pada Jumat (24/4/26) malam sekitar pukul 19.00 Wita dan langsung diarahkan ke aula penerimaan.


Di lokasi tersebut, para jemaah menjalani tahapan penting, mulai dari verifikasi dokumen, pembagian perlengkapan, hingga pemeriksaan kesehatan akhir sebagai penentu kelayakan terbang.
Direktur Jenderal Pengendalian Haji dan Umrah (PHU), Harun Al Rasyid menjelaskan, pelayanan khusus diterapkan bagi jemaah lanjut usia (lansia) guna mempercepat proses dan menjaga kondisi fisik mereka.
“Kami memisahkan pemeriksaan kesehatan untuk jemaah lansia di ruangan khusus. Tujuannya agar mereka tidak perlu mengantre terlalu lama dan mendapatkan penanganan yang lebih cepat dari petugas kesehatan,” ujarnya.
Ia menegaskan, hasil pemeriksaan kesehatan menjadi acuan utama dalam menentukan keberangkatan jemaah di kloter 2 ini.
Mengingat kondisi fisik yang prima sangat diperlukan agar seluruh rangkaian ibadah haji dapat dijalani dengan lancar tanpa kendala berarti.
“Nanti kita kalkulasi berapa jemaah yang betul-betul fit untuk diterbangkan bersama kloter 2. Jika ada jemaah yang kondisinya memerlukan penanganan lebih lanjut atau harus dirujuk ke rumah sakit, maka keberangkatannya akan ditunda,” tegasnya.
Harun menjelaskan, bagi jemaah yang mengalami penundaan karena alasan kesehatan, Pemerintah memastikan hak keberangkatan tetap terjamin dan akan dialihkan ke kloter berikutnya setelah dinyatakan pulih.
Pun sesuai jadwal, kloter 2 akan diberangkatkan menuju Madinah melalui Bandara Internasional Syamsudin Noor pada hari Sabtu (25/4/26) malam.
“Rencananya, para jemaah akan kita terbangkan menuju Madinah pada Sabtu (25/4/2026) malam, sekitar pukul 20.00 Wita,” tandasnya.
Sementara, suasana di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin terpantau kondusif. Petugas dari berbagai unsur terus bersiaga untuk memastikan seluruh rangkaian layanan berjalan tertib, aman, dan lancar bagi para jemaah.



