REDAKSI8.COM, BANJARMASIN – Di tengah dinamika ekonomi global yang penuh ketidakpastian, investasi emas kembali dilirik sebagai instrumen yang relatif aman dan menjanjikan. Hal ini mengemuka dalam kegiatan Wealth Insight: A Golden Moment Amidst Uncertainty yang digelar Bank Syariah Indonesia (BSI) di Hotel Galaxy Banjarmasin, Rabu (22/04/2026).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, yang datang bersama istrinya, Ketua BKOW Kalsel, drg. Ellyana Trisya Hasnuryadi. Kehadiran keduanya menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan literasi keuangan masyarakat, khususnya dalam pengelolaan investasi berbasis syariah.
Acara yang diikuti para nasabah BSI Prioritas ini dikemas dalam bentuk talk show interaktif, dengan pembahasan mendalam mengenai strategi pengelolaan kekayaan, terutama peluang investasi emas di tengah fluktuasi ekonomi global.
Dalam sambutannya, Wagub Hasnuryadi mengapresiasi inisiatif BSI yang dinilai mampu membuka wawasan masyarakat, khususnya kalangan nasabah prioritas, dalam mengambil keputusan finansial yang tepat.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap informasi yang disampaikan dapat mencerahkan dan mendorong pergerakan ekonomi, khususnya di Kalimantan Selatan,” ujarnya.
Ia menambahkan, penguatan sektor investasi dan dunia usaha merupakan bagian penting dalam mendukung agenda pembangunan nasional. Hal ini sejalan dengan kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pada pengentasan kemiskinan dan penciptaan lapangan kerja.
Menurut Hasnuryadi, dunia usaha termasuk sektor keuangan syariah, memiliki peran strategis sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Karena itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk nasabah dan jajaran BSI, untuk membangun ekosistem ekonomi yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga keberkahan.
“Ekonomi yang kita bangun harus terintegrasi, tidak sekadar mencari profit, tetapi juga membawa nilai-nilai kebaikan dan keberkahan, baik di dunia maupun akhirat,” tegasnya.
Sementara itu, SVP Institutional Banking BSI, Ida Triana Widowati, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberikan insight komprehensif kepada nasabah dalam menghadapi kondisi ekonomi yang dinamis.
Ia menyebutkan, investasi emas menjadi salah satu pilihan strategis karena cenderung stabil dan memiliki nilai lindung terhadap inflasi (hedging asset), terutama saat pasar mengalami volatilitas.
“Melalui talk show ini, kami ingin membantu nasabah memahami kapan waktu yang tepat untuk berinvestasi, serta bagaimana mengelola portofolio agar tetap optimal,” jelasnya.
Selain mendapatkan wawasan investasi, para nasabah BSI Prioritas juga menikmati berbagai layanan eksklusif, seperti relationship manager khusus, fasilitas haji dan umrah istimewa, safe deposit box, undangan ke acara eksklusif, hingga kartu debit prioritas.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Regional Chief Executive Officer BSI Kalimantan, Sefudin Surya Hidayat, serta Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, yang menunjukkan sinergi antara pemerintah daerah dan sektor perbankan dalam memperkuat ekonomi regional.
Melalui forum seperti ini, diharapkan masyarakat, khususnya kalangan nasabah prioritas dapat semakin cerdas dalam mengelola keuangan, sekaligus berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan. (Sumber Biro Adpim).



