REDAKSI8.COM – Pupulasi anjing di Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan hampir 700 ekor, untuk daerah pupulasi terbanyak hampir 80% berada di Kecamatan Paramasan.
Rabies merupkan penyakit infeksi tingkat akut pada susunan saraf pusat yang disebabkan oleh virus rabies. Penyakit ini bersifat zoonotik, yaitu dapat ditularkan dari hewan ke manusia. Virus rabies ditularkan ke manusia melalu gigitan hewan misalnya oleh anjing.
Dinas Perternakan dan Perkebuna Kabupaten Banjar terus melakukan pemantauan dan melakukan vaksin terhadap anjing yang dipelihara oleh warga, dan juga melakukan elimasi terhadap anjing liar yang tidak dipelihara.
Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Banjar Dondit Bekti Agustiono mengatakan bahwa untuk pupulasi anjing peliharaan Kabupaten Banjar hampir 700 ekor, hampir 80% berada di Kecamatan Paramasan.”
“Untuk mencegah adanya rabies itu merupakan tugas kami dari dinas Pertenakan dan Perkebunan Kabupaten Banjar, jadi kami selalu melakukan vaksin terhadap anjing yang dipelihara dan akan melakukan eliminasi terhadap anjing yang bukan peliharaan untuk meminimalisir kejadian gigitan yang menyebabkan rabies.” Tambahnya
Pada tahun 2018 ini, kasus gigitan anjing ada 3, berkurang dari tahun 2017 yang berjumlah 6 kasus, tetapi gigitan anjing tersebut tidak positif adanya rabies.
“Pada tahun ini sampai bulan November, hanya ada 3 kasus tentang gigitan anjing, menurun kasusnya dibandingkan dari tahun 2017 yang terdapat 6 kasus, tetapi Alhamdulillah semua tidak positif.” Ungkap Dondit
“Walau tidak ada yang positif, kami tetap melakukan pemantauan dan melakukan vaksin, kami berharap jangan sampai ada gigitan anjing yang menyebabkan rabies di Kabupaten Banjar.”
Dinas Peternakan dan Perikanan juga secara rutun setiap 3 bulan sekali melakukan gerakan eliminasi pembunuhan anjing yang dilakukan bersama dengan Kapolsek daerah terkait, Danramil dan tokoh masyarakat. Anjing liar biasanya munculnya tengah malam dan pada tempat tempat sampah.
“Adapun untuk vaksin rabies itu gratis, kita akan mendatangi desa yang memintaan untuk dilakukan vaksin, selain anjing, kita juga melakukan vaksin terhadap kucing dan kera”. Tutupnya



