REDAKSI8.COM, BANJAR — Kejadian tak terduga dialami seorang warga di kawasan Jalan Bypass Komplek Pesona Borneo 4, Kabupaten Banjar, Kamis pagi (9/4/2026). Seekor ular cobra sepanjang kurang lebih satu meter tiba-tiba masuk ke dalam dapur rumah, memicu kepanikan penghuni.
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh Syifa, pemilik rumah, saat ia baru bangun dan hendak sarapan. Namun aktivitas pagi itu mendadak terhenti ketika ia melihat seekor ular bergerak di area dapur.
“Saya baru bangun dan mau makan, tapi belum sempat, tiba-tiba lihat ada ular masuk dapur. Setelah yakin itu ular, saya langsung lapor ke Damkar,” ujar Syifa.
Laporan tersebut segera diterima oleh petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banjar sekitar pukul 10.12 Wita. Informasi awal menyebutkan adanya ular berukuran sekitar satu meter yang berada di area dapur rumah warga.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran, Penyelamatan dan Sarana Prasarana, M Kasyaf R, menjelaskan bahwa tim langsung bergerak cepat menuju lokasi begitu laporan diterima.
“Begitu mendapat informasi, tim langsung menuju lokasi dengan membawa peralatan penanganan hewan berbahaya. Fokus kami adalah memastikan keselamatan warga sekaligus menangkap ular tanpa melukai,” jelasnya.
Sesampainya di lokasi, petugas segera melakukan proses evakuasi dengan teknik khusus. Mengingat jenis ular yang ditangani adalah cobra, yang dikenal berbisa dan agresif, proses penangkapan dilakukan dengan penuh kehati-hatian.
Dalam waktu relatif singkat, sekitar 20 menit, petugas akhirnya berhasil mengamankan ular tersebut tanpa insiden. Penanganan dinyatakan selesai pada pukul 10.33 Wita.
“Alhamdulillah ular berhasil kami tangkap dengan aman. Tidak ada korban dalam kejadian ini,” tambah Kasyaf.
Setelah diamankan, ular cobra tersebut tidak dimusnahkan, melainkan akan dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya yang jauh dari permukiman warga. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan ekosistem.
Selain melakukan evakuasi, petugas Damkar juga memberikan edukasi langsung kepada warga sekitar mengenai cara menghadapi situasi serupa. Warga diimbau untuk tetap waspada, menjaga kebersihan lingkungan, serta segera melapor jika menemukan hewan berbahaya.
Kejadian ini menjadi pengingat bahwa interaksi antara manusia dan satwa liar masih kerap terjadi, terutama di kawasan permukiman yang berdekatan dengan habitat alami. Respons cepat dan tepat dari petugas menjadi kunci utama dalam mencegah risiko yang lebih besar.



