Kamis, 30 Juli 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

Menembus ‘Jalur Bubur’ Demi Masa Depan

Ramadhani MTD. by Ramadhani MTD.
10 April 2026
A A
Menembus ‘Jalur Bubur’ Demi Masa Depan

Unai, siswa SMPN 1 Peramasan terpaksa melintasi lumpur untuk menuju sekolahnya dikala musim hujan. Foto: Dok. SMPN 1 Peramasan.

Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

Tanah merah yang bercampur air membentuk pemandangan serupa kubangan panjang di sepanjang lintasan menuju SMPN 1 Paramasan.

Di tengah kepungan lumpur kental yang seolah siap menelan roda kendaraan apa pun yang melintas, Unai tetap memacu sepeda motornya.

Siswa kelas 9 itu tampil kontras dengan seragam putih biru yang masih nampak rapi dan tas hitam yang tergendong erat di punggung, meski di bawahnya, perjuangan fisik yang melelahkan sedang berlangsung.

Roda depan motornya sesekali terbenam, sementara roda belakang berputar pelan tanpa pijakan yang pasti.

LihatJuga :

Kepala Kemenag Balangan Raih PGM Award 2026, Apresiasi atas Dedikasi Memajukan Pendidikan Madrasah

Sah! Ini Nomor Urut Tiga Calon Rektor ULM Periode 2026–2030

Penuhi Panggilan Penyidik, Sahat Sihombing Perjuangkan Hak atas Tanah: Saya Hanya Mencari Keadilan

Family Karaoke Simpang Tukka Disorot, Dugaan Jual Miras Tanpa Izin dan Eksploitasi Anak Diminta Diselidiki

Dengan satu kaki yang menahan keseimbangan dan tangan yang mencengkeram setang dengan kuat, Unai perlahan menarik gas untuk keluar dari jebakan tersebut.

“Kalau berhenti terlalu lama, motor bisa makin dalam. Jadi harus pelan-pelan, tapi tetap jalan,” ujar Unai sembari berkonsentrasi pada jalurnya.

Realitas Pahit Akses Pendidikan di Paramasan Saat Musim Penghujan Tiba

REDAKSI8.COM, BANJAR – Pagi itu ia sengaja berangkat lebih awal karena memahami medan menuju sekolah tidak pernah bisa ditebak, terutama jika hujan mengguyur pada malam sebelumnya dan mengubah jalan tanah menjadi jalur bubur yang licin.

Di beberapa titik, ia harus berhadapan dengan tanjakan berbatu dan alur dalam bekas roda kendaraan yang terisi air kecokelatan.

Risiko terjatuh selalu membayangi setiap jengkal perjalanannya, namun ada tanggung jawab yang lebih besar di pundaknya hari itu.

“Takut jatuh pasti ada, apalagi kalau licin. Tapi hari ini ada tes, jadi harus sampai,” katanya dengan nada tegas.

Bagi Unai, hari itu merupakan momen krusial untuk mengikuti Tes Kemampuan Akademik sebagai syarat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Jika bagi siswa di perkotaan ujian hanya soal koneksi internet yang stabil, bagi anak-anak di Paramasan, tantangan terbesar justru dimulai sebelum mereka sampai di gerbang sekolah.

Mereka memegang prinsip yang selalu ditanamkan para guru pendidikan merupakan tujuan yang tidak bisa ditunda, tak peduli seberapa dalam lumpur yang harus dilewati.

Kondisi infrastruktur jalan menuju SMPN 1 Peramsan bervariasi, ada yang berlumpur, basah dan kering, terpaka dilalui Unai menuju sekolah dikala musim penghujan. Foto: Dok. SMPN 1 Peramasan.

Kepala SMPN 1 Paramasan, Rahmiatun mengakui, pemandangan tersebut realitas harian bagi para siswanya.

“Kalau musim hujan, akses ke sekolah memang sangat sulit. Banyak siswa yang harus berjuang ekstra hanya untuk bisa hadir di kelas, apalagi saat ada ujian,” katanya.

Pihak sekolah pun memberikan toleransi terhadap keterlambatan yang terjadi lantaran memahami beratnya medan tempuh yang harus ditaklukkan para siswa.

“Kami sangat mengapresiasi semangat anak-anak. Mereka tetap datang, tetap berusaha, meski harus melewati jalan yang seperti itu,” tambah Rahmiatun.

Bagi Rahmiatun, kondisi yang dialami murid-muridnya menjadi cermin nyata ketimpangan akses pendidikan yang masih ada.

Rahmiatun menekankan, tekad anak-anak didiknya tidak goyah oleh kendala fisik infrastruktur.

“Sepatu boleh kotor, motor bisa tersangkut. Tapi satu hal yang tidak goyah tekad untuk menggapai cita-cita,” lugas Rahmiatun penuh bangga.

Senada dengan itu, Tri Anaceria selaku guru mata pelajaran IPA menuturkan, Unai bukanlah satu-satunya pejuang di lintasan berlumpur tersebut.

“Bukan hanya Unai. Banyak siswa kami yang setiap hari harus melewati jalan seperti itu. Bahkan ada yang motornya sering mogok atau harus didorong karena terjebak lumpur,” ungkapnya.

Tri kerap menyaksikan para siswa tiba di sekolah dengan baju yang terciprat lumpur dan sepatu yang tak lagi bersih, namun mereka tetap masuk kelas dengan semangat belajar yang utuh.

“Kadang mereka datang dengan sepatu kotor, baju sedikit terciprat lumpur. Tapi mereka tetap masuk kelas dan mengikuti pelajaran seperti biasa. Itu yang membuat kami sebagai guru juga ikut tergerak,” pungkasnya.

Share26Tweet16Send

Related Posts

Sah! Ini Nomor Urut Tiga Calon Rektor ULM Periode 2026–2030

Sah! Ini Nomor Urut Tiga Calon Rektor ULM Periode 2026–2030

by Ramadhani MTD.
29 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU — Senat Universitas Lambung Mangkurat (ULM) secara resmi menetapkan nomor urut tiga calon Rektor ULM Periode 2026–2030. Penetapan...

PLN Berhasil Amankan Pasokan Listrik Nasional Saat Salat Idulfitri 1447 H

Didesak Belasan LSM Soal Pemadaman Berulang, PLN UP3 Banjarmasin Janjikan Penambahan Pasokan Daya dan Skema Kompensasi

by angga sasmita
29 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJARMASIN – Gelombang protes masyarakat terkait pemadaman listrik bergilir yang berkepanjangan di Kalimantan Selatan mulai memicu respons resmi dari...

Pulih Dua Hari Lebih Cepat, Pembangkit IPP Tabalong Kembali Perkuat Sistem Kelistrikan Kalselteng

Pulih Dua Hari Lebih Cepat, Pembangkit IPP Tabalong Kembali Perkuat Sistem Kelistrikan Kalselteng

by Ramadhani MTD.
29 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Upaya penguatan pasokan listrik di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah terus menunjukkan perkembangan positif. Salah satu unit...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In