REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru memberikan atensi khusus terhadap potensi kebakaran permukiman yang dipicu oleh faktor kelalaian domestik.
Mengingat insiden kebakaran masih kerap menghantui wilayah perkotaan, warga diminta untuk tidak sekadar waspada, namun mulai membangun kebiasaan disiplin dalam mengelola peralatan rumah tangga yang berisiko tinggi.
Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby, menyoroti pemicu utama api sering kali berasal dari hal-hal sederhana yang dianggap remeh, seperti penggunaan instalasi listrik yang melampaui kapasitas hingga kecerobohan saat memasak.
Menurutnya, banyak kasus bermula dari kompor yang dibiarkan menyala tanpa pengawasan, penumpukan beban pada satu stop kontak, serta perangkat elektronik yang terus aktif dalam durasi panjang.
“Kebakaran sering terjadi karena kelalaian dalam penggunaan kompor, listrik, dan perangkat elektronik lainnya. Hal ini harus menjadi perhatian kita bersama,” ujar Wali Kota Lisa pada Kamis (02/04/2026).
Guna menekan angka kejadian, Lisa menginstruksikan masyarakat untuk melakukan pemeriksaan rutin terhadap kondisi kabel dan instalasi listrik secara berkala.
Kedisiplinan itu mencakup ketelitian sebelum meninggalkan hunian, di mana warga wajib memastikan seluruh sumber api dan aliran listrik yang tidak diperlukan dalam kondisi aman guna menghindari risiko arus pendek saat rumah kosong.
Lebih lanjut, Wali Kota Lisa menegaskan bahwa upaya mitigasi bencana ini tidak akan berjalan maksimal jika hanya mengandalkan peran pemerintah.
Kesadaran kolektif dan kepedulian setiap individu terhadap keamanan lingkungan tempat tinggalnya menjadi fondasi terpenting dalam menciptakan rasa aman.
Melalui langkah pencegahan yang konsisten, diharapkan risiko kebakaran di kawasan permukiman Banjarbaru dapat diminimalisir secara signifikan.



