Jumat, 7 Agustus 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

3 Menteri Bakal Datangi Kotabaru, Proyek Rahasia Kampus ULM Bakal Ubah Nasib Lingkungan Dunia!

Ramadhani MTD. by Ramadhani MTD.
7 April 2026
A A
3 Menteri Bakal Datangi Kotabaru, Proyek Rahasia Kampus ULM Bakal Ubah Nasib Lingkungan Dunia!

Penampakan kawasan hutan mangrove di pesisir Kotabaru, Kalimantan Selatan yang berhasil di abadikan Unit Penunjang Akademik Lingkungan Lahan Basah (UPA LLB) ULM beberapa waktu sebelumnya. Foto: ist.

Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) terus tancap gas dalam pengembangan riset lingkungan.

Kali ini, kampus tertua di Kalimantan Selatan itu tengah menyiapkan Laboratorium Mangrove Tropis seluas 600 hektare di Kabupaten Kotabaru yang digadang-gadang bakal menjadi satu-satunya di Indonesia.

Melalui Unit Penunjang Akademik Lingkungan Lahan Basah (UPA LLB), proyek itu tidak hanya difokuskan sebagai kawasan konservasi, tetapi sebagai pusat riset lapangan bertaraf internasional.

Nantinya, lokasi ini akan menjadi ruang kolaborasi bagi peneliti, akademisi, hingga mitra global dalam mengkaji ekosistem mangrove secara menyeluruh.

LihatJuga :

Terlantar di Jeddah, Bambang: Jangan Sampai Jemaah Bisa Berangkat Tapi Tak Bisa Pulang

Empat Hari Terlantar di Jeddah, Puluhan Jemaah Umrah Kalsel Akhirnya Pulang ke Tanah Air

Taruna Akpol dan AAL Bekali Siswa Sekolah Rakyat dengan Pendidikan Karakter

Karhutla Landa Perbatasan Tanah Laut-Banjarbaru, Berikut Imbauan Kapolres Tala

Kepala UPA LLB ULM, Maya Amalia ketika diwawancara rekan-rekan media beberapa waktu lalu, di Kampus ULM Banjarbaru. Foto: Rama/Redaksi8.com.

Kepala UPA LLB ULM, Maya Amalia mengatakan, kawasan laboratorium tersebut tersebar di enam desa di Kecamatan Pulau Laut Tanjung Selayar dan Pulau Laut Kepulauan.

Dengan luasan mencapai ratusan hektare, kawasan itu dinilai memiliki potensi besar untuk pengembangan ilmu pengetahuan berbasis lingkungan.

“Berdasarkan penelitian awal pada 2025, terdapat sekitar 14 jenis mangrove dengan keanekaragaman hayati yang sangat tinggi. Ini menjadi modal utama untuk menjadikan kawasan ini sebagai pusat riset kelas dunia,” ujar Maya.

Ia menegaskan, laboratorium tersebut akan menjadi wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, mulai dari pendidikan, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat.

Hasil riset yang dilakukan diharapkan bisa langsung memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, khususnya dalam pengelolaan mangrove berkelanjutan.

ULM telah membuka peluang kolaborasi seluas-luasnya bagi peneliti internasional yang tertarik mengkaji ekosistem mangrove tropis.

Terlebih, karakteristik mangrove di Kotabaru dinilai unik dibandingkan wilayah lain di Indonesia.

“Kerapatan mangrove di beberapa titik sangat baik, meski ada juga area yang perlu direhabilitasi. Lokasi tersebut nantinya akan menjadi fokus penanaman bersama mitra,” jelasnya.

Dalam waktu dekat, kawasan tersebut akan mendapat perhatian dari pemerintah pusat.

Tiga kementerian, yakni Kementerian Kehutanan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kemendiktisaintek yang dijadwalkan melakukan kunjungan antara Mei hingga Juli 2026.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk melakukan observasi lapangan sekaligus menyusun langkah strategis pengembangan kawasan, baik dari sisi regulasi maupun teknis pengelolaan jangka panjang.

“Ini bukan seremoni peletakan batu pertama, melainkan koordinasi untuk memastikan arah pengembangan kawasan berjalan komprehensif dan berkelanjutan,” tambah Maya.

Ke depan, Laboratorium Mangrove Tropis ULM diharapkan mampu memperkuat posisi Indonesia, khususnya Kalimantan Selatan, dalam peta riset global.

Lebih dari itu, kawasan tersebut diproyeksikan menjadi salah satu garda terdepan dalam upaya mitigasi perubahan iklim melalui pelestarian hutan mangrove.

Share27Tweet17Send

Related Posts

Terlantar di Jeddah, Bambang: Jangan Sampai Jemaah Bisa Berangkat Tapi Tak Bisa Pulang

Terlantar di Jeddah, Bambang: Jangan Sampai Jemaah Bisa Berangkat Tapi Tak Bisa Pulang

by Irma Dahliana
7 Agustus 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU - Kasus 38 jemaah umrah asal Kalimantan Selatan (Kalsel) yang sempat terlantar di Jeddah, Arab Saudi, mendapat perhatian...

Empat Hari Terlantar di Jeddah, Puluhan Jemaah Umrah Kalsel Akhirnya Pulang ke Tanah Air

Empat Hari Terlantar di Jeddah, Puluhan Jemaah Umrah Kalsel Akhirnya Pulang ke Tanah Air

by Irma Dahliana
7 Agustus 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU - Sebanyak 38 jemaah umrah asal Kalimantan Selatan (Kalsel) akhirnya kembali ke Tanah Air setelah sempat terlantar di...

Kasus ISPA Meningkat, Dinkes Kalsel Imbau Masyarakat Pakai Masker Saat Beraktivitas di Luar

Kasus ISPA Meningkat, Dinkes Kalsel Imbau Masyarakat Pakai Masker Saat Beraktivitas di Luar

by Irma Dahliana
7 Agustus 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan menyusul...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In