REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Menjelang berakhirnya masa jabatan, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Banjarbaru, H Said Subari, nyatakan sikap politiknya untuk tidak lagi mencalonkan diri pada periode berikutnya.
Keputusan itu sekaligus menjadi sinyal kuat dimulainya regenerasi besar di internal Demokrat Banjarbaru.

Hal tersebut disampaikan H Said Subari dalam momentum halal bihalal bersama jajaran pengurus Partai Demokrat di Pendopo Jalan Sidomulyo Raya, Keluraha Landasan Ulin Tengah, Banjarbaru, Jum’at (3/4/26) malam.
Said memastikan, tidak kembali mencalonkan diri sebagai Ketua DPC.
Dimana keputusan itu diambil sebagai bentuk komitmen memberikan ruang kepada kader-kader baru untuk tampil dan berkembang.
Mengingat masa jabatannya akan berakhir setelah Musyawarah Daerah (Musda) yang dijadwalkan berlangsung sekitar bulan Juni hingga Juli 2026 mendatang.
“Jadi mengingat umur, dukungan keluarga, dan kesepakatan teman-teman sebenarnya kita kepengen regenerasi ya, bukan mundur, saya tidak nyalon untuk yang kedua,” ungkapnya.
Ia menilai, regenerasi harus disiapkan sejak dini agar kader yang akan maju benar-benar matang, terutama dalam membangun komunikasi politik hingga ke tingkat bawah serta menjaga kesinambungan organisasi.
Meski begitu, Said juga mengatakan, bahwa dirinya tetap berada di barisan partai dan siap memberikan dukungan penuh kepada kader yang akan mencalonkan diri sebagai ketua nantinya.
“Siapapun nanti pemimpinnya untuk 2029, target kita harus terpenuhi. InsyaAllah dengan kehadiran para pengurus malam ini kita tetap solid dan akan mendukung program kerja DPC Partai Demokrat ke depan,” katanya.
Proses regenerasi akan berlanjut melalui mekanisme organisasi, termasuk agenda Musyawarah Cabang (Muscab) sebagai bagian dari penyiapan kepemimpinan baru.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Demokrat Kalimantan Selatan (Kalsel), Rully Rozano Zarwan mengaku, menghormati keputusan yang diambil Said Subari meskipun diakuinya cukup berat bagi internal partai.
“Sedih, saya merasa kehilangan. Tapi alasan beliau itu yang tidak bisa saya tolak, karena itu permintaan keluarga. Kalau panggilan negara itu penting maka panggilan keluarga juga penting,” ucapnya.
Ia menegaskan, proses penentuan Ketua DPC ke depan akan mengedepankan aspirasi di tingkat lokal, termasuk mempertimbangkan rekomendasi dari Said Subari untuk calon pemimpin berikutnya.
“Tentu saya sangat mendengarkan, memperhatikan, dan menimbang rekomendasi calon ketua dari beliau. Karena ini wilayah beliau, saya tidak bisa menentukan tanpa mengetahui kondisi di lapangan,” jelasnya.
Disamping itu, Rully optimis regenerasi yang tengah disiapkan akan membawa dampak positif ke depannya bagi Partai Demokrat Banjarbaru.
“Saya yakin apa yang sudah dibangun selama ini tentu berapa tahun kedepan akan membuahkan hasil yang jauh lebih baik dari yang sebelumnya,” tutupnya.



