REDAKSI8.COM, BANJARBARU — Semangat dan disiplin tinggi ditunjukkan ratusan prajurit TNI Angkatan Darat saat mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Pencak Silat Militer (PSM) dari sabuk putih ke sabuk kuning yang digelar di Gedung Serba Guna Mako Yonif 623/BWU, Banjarbaru, Rabu (1/4/2026). Dalam kegiatan ini, Kodim 1006/Banjar menjadi salah satu peserta yang tampil menonjol bersama ratusan prajurit dari berbagai satuan di bawah jajaran Korem 101/Antasari.
Sekitar 300 peserta ambil bagian dalam UKT tersebut. Mereka berasal dari sejumlah satuan, di antaranya Makorem 101/Antasari, Kodim 1005/Barito Kuala, Kodim 1006/Banjar, Kodim 1007/Banjarmasin, Kodim 1009/Tanah Laut, Yonif 623/BWU, Yonzipur 8/GM, hingga balak aju jajaran Korem 101/Antasari. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam pembinaan kemampuan bela diri sekaligus peningkatan kualitas prajurit TNI AD di wilayah Kalimantan Selatan.
Sejak pagi hari, suasana di lokasi kegiatan sudah dipenuhi kesiapan para peserta. Rangkaian kegiatan diawali dengan proses registrasi, dilanjutkan dengan arahan dari tim penguji yang menekankan pentingnya keseriusan dan kedisiplinan. Setelah itu, peserta mengikuti sesi pemanasan sebelum memasuki tahapan inti berupa ujian praktik dan tertulis.
Dalam pelaksanaan ujian, para prajurit diuji secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi teknik gerakan bela diri, tetapi juga ketahanan fisik, mental, serta sikap dan etika sebagai prajurit. Setiap gerakan diuji dengan standar ketat, mencerminkan tuntutan profesionalisme tinggi dalam dunia militer.
Tim penguji dalam arahannya mengingatkan bahwa hasil evaluasi sebelumnya menunjukkan tingkat kelulusan masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, seluruh peserta diminta untuk lebih fokus, disiplin, dan mampu menampilkan kemampuan terbaiknya selama ujian berlangsung.
“UKT ini bukan sekadar formalitas kenaikan tingkat, tetapi menjadi tolok ukur kemampuan, kesiapan mental, dan karakter prajurit,” tegas salah satu penguji di sela kegiatan.
Bagi prajurit Kodim 1006/Banjar, keikutsertaan dalam UKT ini menjadi bagian dari komitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan. Kemampuan bela diri seperti PSM dinilai sangat penting sebagai bekal dasar dalam mendukung tugas-tugas di lapangan.
Lebih dari itu, kegiatan UKT PSM juga memiliki nilai strategis dalam membentuk karakter prajurit. Disiplin, sportivitas, tanggung jawab, serta semangat pantang menyerah menjadi nilai-nilai utama yang terus ditanamkan melalui setiap tahapan latihan dan ujian.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, jajaran Korem 101/Antasari berharap kualitas prajurit semakin meningkat, tidak hanya dalam aspek fisik dan keterampilan, tetapi juga dalam integritas dan profesionalisme sebagai garda terdepan pertahanan negara.



