REDAKSI8.COM, BANJAR – Pemerintah Kabupaten Banjar kembali mengambil langkah konkret dalam memperkuat reformasi birokrasi melalui pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan terhadap 177 pejabat Administrator, Pengawas, dan Fungsional, Selasa (31/3/2026) pagi.
Prosesi pelantikan yang berlangsung di Aula Wisma Sultan Sulaiman BKPSDM Martapura ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Banjar, Habib Idrus Al Habsyi, dan dihadiri jajaran pejabat serta undangan dari berbagai perangkat daerah.
Dalam sambutannya, Habib Idrus menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar rotasi jabatan atau pengisian posisi kosong, melainkan bagian dari strategi besar pemerintah daerah dalam mendorong birokrasi yang lebih efektif, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Reformasi birokrasi harus mampu menjawab harapan masyarakat yang menginginkan pelayanan cepat, transparan, akuntabel, dan tidak berbelit-belit,” ujarnya.
Ia menjelaskan, salah satu langkah kunci dalam upaya tersebut adalah penyederhanaan struktur organisasi perangkat daerah. Dengan struktur yang lebih ramping, birokrasi diharapkan menjadi lebih lincah dalam mengambil keputusan, efisien dalam bekerja, serta mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal.
Lebih jauh, Habib Idrus juga menyoroti pentingnya perubahan pola pikir aparatur sipil negara (ASN). Ia menekankan bahwa ASN harus meninggalkan mentalitas “ingin dilayani” dan bertransformasi menjadi pribadi yang “siap melayani”.
“Jabatan adalah amanah. Harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi tinggi kepada masyarakat,” tegasnya.

Para pejabat yang dilantik juga diingatkan untuk menjadi teladan sekaligus agen perubahan di lingkungan kerja masing-masing. Implementasi nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK, menurutnya, menjadi fondasi utama dalam membangun birokrasi yang profesional dan berorientasi pada pelayanan publik.
Itegritas, loyalitas, serta kemampuan membangun kerja sama tim yang solid disebut sebagai faktor penting dalam mendorong peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat di Kabupaten Banjar.
Tak hanya itu, Wakil Bupati juga mendorong para pejabat untuk terus berinovasi, khususnya dalam memanfaatkan teknologi dan mendorong digitalisasi pelayanan publik. Ia menilai, di tengah perkembangan zaman, birokrasi tidak bisa lagi bekerja secara konvensional.
“Kolaborasi, kerja keras, dan komitmen bersama menjadi fondasi utama untuk mewujudkan pemerintahan yang efektif sekaligus mendukung percepatan pembangunan daerah,” tambahnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKPSDM Kabupaten Banjar, Nor Azizah, menjelaskan bahwa proses pelantikan telah melalui tahapan yang matang dengan mempertimbangkan kompetensi, potensi, serta kinerja pegawai.
Menurutnya, hal ini merupakan bagian dari penerapan sistem manajemen talenta di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjar, yang bertujuan menempatkan ASN sesuai dengan kapasitas dan kemampuannya.
“Seluruh proses telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sekaligus untuk mengisi kekosongan jabatan dan menjaga optimalisasi kinerja perangkat daerah,” jelasnya.
Melalui pelantikan ini, Pemerintah Kabupaten Banjar berharap para pejabat yang telah dipercaya dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya, menghadirkan inovasi, serta memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat di Kabupaten Banjar.



