REDAKSI8.COM, POLEWALI MANDAR – Upaya memperkuat kualitas perencanaan dan penganggaran pembangunan terus dilakukan oleh Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banjar. Salah satunya melalui kegiatan sharing dan studi komparasi ke DPRD Kabupaten Polewali Mandar, Jumat (27/3/2026).
Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Banjar, H. Irwan Bora, sebagai bagian dari langkah strategis memperdalam pemahaman fungsi legislasi, khususnya dalam mengoptimalkan penganggaran sektor infrastruktur di tengah kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat.
Dalam suasana diskusi yang berlangsung hangat di ruang tamu DPRD Polman, kedua belah pihak memanfaatkan momentum tersebut sebagai forum bertukar gagasan, pengalaman, serta praktik terbaik dalam menjalankan fungsi legislatif di daerah.
Tak sekadar membahas angka dan alokasi anggaran, pertemuan ini juga menyoroti isu krusial yang kerap menjadi tantangan, yakni sinkronisasi antara hasil reses anggota dewan dengan program kerja alat kelengkapan dewan (AKD). Sinkronisasi tersebut dinilai penting agar aspirasi masyarakat benar-benar terakomodasi dalam kebijakan pembangunan daerah.
Rombongan DPRD Kabupaten Banjar disambut oleh jajaran Sekretariat DPRD Polewali Mandar melalui Humas Setwan. Pranata Humas Setwan DPRD Polman, Imran Amrullah, menekankan pentingnya menjadikan hasil reses sebagai pijakan utama dalam penyusunan program kerja pemerintah daerah.
“Kami berharap hasil sharing ini bisa menjadi tolok ukur agar program DPRD Tahun 2026 benar-benar mampu mengimplementasikan hasil reses ke dalam program OPD yang selaras dengan visi dan misi kepala daerah,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa DPRD memiliki peran strategis dalam memastikan fungsi pengawasan, penganggaran, dan legislasi berjalan optimal sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antar lembaga legislatif, tetapi juga diharapkan mampu melahirkan gagasan-gagasan konstruktif yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas pembangunan daerah. Terutama dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dan meningkatkan pelayanan publik yang lebih efektif dan tepat sasaran.
Dengan adanya kolaborasi dan pertukaran pengalaman ini, DPRD Kabupaten Banjar optimistis dapat memperkuat perannya sebagai penggerak pembangunan daerah yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.



