REDAKSI8.COM, BANJAR – Dalam rangka meningkatkan kapasitas kelembagaan serta memperkuat fungsi pengawasan dan legislasi, Komisi II DPRD Kabupaten Banjar melaksanakan kunjungan kerja ke DPRD Kota Bandung, Jawa Barat.
Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Banjar Rahmat Saleh bersama sejumlah anggota komisi serta didampingi oleh jajaran sekretariat dewan. Rombongan disambut oleh perwakilan DPRD Kota Bandung di ruang rapat utama.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai isu strategis yang menjadi ruang lingkup Komisi II, di antaranya pengelolaan sektor perekonomian daerah, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pengawasan terhadap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta strategi pengembangan sektor perdagangan dan perindustrian.
Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Banjar Rahmat Saleh menyampaikan bahwa kunjungan kerja ini bertujuan untuk menggali informasi serta berbagi pengalaman terkait kebijakan dan program yang telah berhasil diterapkan di Kota Bandung.
“Bandung dikenal sebagai salah satu daerah yang cukup maju dalam pengelolaan ekonomi kreatif dan peningkatan PAD. Kami berharap melalui kunjungan ini, ada hal-hal positif yang bisa kami adopsi dan implementasikan di Kabupaten Banjar,” ujarnya.
Sementara itu, pihak DPRD Kota Bandung memaparkan sejumlah inovasi yang telah dijalankan, termasuk digitalisasi layanan publik, optimalisasi pajak daerah, serta penguatan peran UMKM dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Diskusi berlangsung interaktif dengan saling bertukar pandangan terkait tantangan dan solusi dalam pengelolaan sektor ekonomi daerah. Selain itu, rombongan Komisi II juga berkesempatan melakukan peninjauan singkat terhadap beberapa program unggulan yang menjadi kebijakan DPRD Kota Bandung.
Melalui kunjungan kerja ini, diharapkan Komisi II DPRD Kabupaten Banjar dapat memperoleh referensi dan masukan yang konstruktif dalam merumuskan kebijakan yang lebih efektif dan adaptif sesuai dengan kebutuhan daerah.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan cinderamata sebagai simbol sinergi dan kerja sama antar daerah, serta komitmen untuk terus menjalin komunikasi dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.



