REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru telah mengusulkan pembangunan Jalan Lingkar melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) guna memperkuat konektivitas wilayah serta mendukung sektor logistik dan pertanian.
Usulan pembangunan tersebut disampaikan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarbaru kepada Pemerintah Pusat sebagai bagian dari pengembangan infrastruktur strategis daerah.
Program Inpres Jalan Daerah sendiri merupakan kebijakan nasional untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, sekaligus mendukung distribusi logistik serta swasembada pangan dan energi.
Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga PUPR Banjarbaru, Adi Maulana mengatakan, pembangunan Jalan Lingkar menjadi salah satu prioritas yang juga selaras dengan arah kebijakan Pemerintah Kota.
“Jalan lingkar ini direncanakan menghubungkan sisi timur Banjarbaru hingga selatan kota. Titik awalnya dari kawasan Simpang Empat Mataraman, Sungai Ulin atau Jalan Sirkuit, kemudian melingkar ke wilayah Gunung Kupang dan Cempaka,” ujarnya beberapa waktu lalu.
Rute tersebut dirancang terhubung hingga ke kawasan Simpang Empat Jalan Mistar Cokrokusumo–Taruna Bakti, lalu tersambung ke Jalan Purnawirawan hingga menuju kawasan Pumpung–Bangkal dan terkoneksi ke Jalan Banjarbaru–Pelaihari.
Pembangunan jalan itu juga diarahkan untuk menunjang kawasan strategis, khususnya wilayah pertanian yang masuk dalam Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di bagian selatan Banjarbaru.
“Kami berfokus pada dukungan terhadap kawasan LP2B tersebut, sehingga pembangunan jalan ini juga diharapkan dapat memperlancar akses menuju kawasan pertanian,” jelasnya.
Adapun salah satu ruas yang diusulkan melalui program ini adalah Jalan Purnawirawan. Dimana usulan tersebut telah disampaikan pada akhir 2025 dan disetujui untuk mendapatkan pendanaan dari Pemerintah Pusat.
Dengan nilai anggaran sekitar Rp37 miliar dan kontrak pekerjaan sekitar Rp35 miliar, proyek itu telah memasuki tahap pelaksanaan sejak Oktober 2025 dengan skema multiyears.
“Pekerjaan saat ini sedang berjalan dan ditargetkan selesai sekitar Juni atau Juli tahun ini,” tutupnya.
Ke depan, Pemkot Banjarbaru berencana melanjutkan pengusulan ruas jalan lainnya melalui program IJD guna memperkuat jaringan Jalan Lingkar secara menyeluruh, sekaligus mendorong kelancaran distribusi dan pengembangan kawasan strategis di daerah.



