REDAKSI8.COM, BANJAR – Warga Komplek Kota Citra Graha Cluster Alamanda, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, sempat dibuat geger dengan kemunculan seekor ular sanca batik di area kandang ternak milik warga, Sabtu (14/3/2026) sore. Beruntung, petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banjar sigap merespons laporan tersebut dan berhasil menangkap ular sepanjang kurang lebih satu meter.
Peristiwa itu terjadi di Blok Raya 1 RT 28 RW 9 Kelurahan Gambut. Pemilik rumah, Capdin, mengaku awalnya tidak menyangka ada hewan melata tersebut berada di sekitar rumahnya. Saat itu ia baru saja tiba di rumah dan mendengar suara gaduh dari arah belakang rumah.
Merasa curiga, Capdin kemudian memeriksa sumber suara tersebut dan mendapati seekor ular berada di dalam kandang ternak miliknya. Ular tersebut bahkan sudah melilit salah satu ternak yang ada di kandang.
“Saat saya lihat ternyata ada ular di kandang ternak dan sudah melilit ternak saya. Saya langsung melapor ke petugas Damkar,” ujar Capdin.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banjar segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Informasi diterima oleh petugas sekitar pukul 15.20 WITA.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran, Penyelamatan dan Sarana Prasarana DPKP Banjar, M. Kasyaf R, mengatakan laporan yang masuk menyebutkan adanya ular dengan panjang sekitar satu meter yang berada di belakang rumah warga, tepatnya di kandang ternak.
“Begitu menerima laporan, tim Damkar Banjar langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penangkapan,” jelas Kasyaf.
Dengan menggunakan peralatan khusus penanganan satwa liar serta keterampilan tim penyelamatan hewan, petugas akhirnya berhasil menangkap ular jenis sanca batik (python) tersebut tanpa menimbulkan korban.
“Ular berhasil kami amankan dan proses penanganan selesai sekitar pukul 15.36 WITA,” tambahnya.
Setelah berhasil ditangkap, ular tersebut diamankan oleh petugas dan rencananya akan dilepaskan kembali ke habitat yang jauh dari kawasan permukiman warga agar tidak menimbulkan bahaya.
Selain melakukan penangkapan, petugas Damkar juga memberikan edukasi kepada warga sekitar mengenai cara mengantisipasi kemunculan ular dan hewan melata lainnya, terutama di lingkungan yang dekat dengan lahan terbuka atau semak-semak.
Petugas juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan hewan liar berbahaya di lingkungan permukiman, sehingga dapat ditangani dengan cepat dan aman.



